5 Kuliner Hangat Berkuah di Korea Selatan Saat Musim Dingin

0
564
Kimchi Jjigae
Kimchi Jjigae

Sibuk Liburan – Musim dingin adalah waktu yang tepat untuk menghangatkan diri dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan menyantap hidangan berkuah yang panas dan nikmat.

Apabila Sahabat Silir berkesempatan menghabiskan waktu musim dingin di Korea selatan, sejumlah menu seperti olahan sup setempat bisa dipilih untuk membantu memberi kehangatan dalam suhu yang bisa mencapai dibawah minus. Berikut adalah lima makanan berkuah khas Negeri Ginseng yang sangat ideal disantap saat cuaca tersebut:

Kimchi Jjigae (Sup Kimchi Pedas)

Kimchi Jjigae
Kimchi Jjigae

Makanan yang satu ini memiliki cita rasa pedas, gurih dan asem. Bahan utamanya menggunakan kimchi yang merupakan sayur fermentasi khas Korea. Warnanya yang merah pekat berasal dari gochujang (pasta cabai Korea), gochugaru (bubuk cabai Korea) dan siraman air kimchi itu sendiri.

Sejumlah bahan lainnya kerap ditambahkan seperti tahu, daging, ikan, udang atau pun cumi. Makanan ini sangat cocok disantap bersama sendokan nasi hangat yang direndam ke dalam kuahnya.

Tteokguk (Sup Kue Beras)

Tteokguk (Sup Kue Beras)

Tteokguk adalah hidangan wajib saat Seollal (Tahun Baru Imlek Korea) dan juga sangat cocok disantap saat perayaan Daeboreum (Festival Bulan Purnama). Hidangan ini terbuat dari irisan kue beras (tteok) dengan tambahan lainnya seperti daging sapi, daun kucai serta telur yang disiram dengan kuah kaldu sapi.

Pada hari istimewa tertentu, makanan ini juga biasanya disantap bersamaan dengan mandu-guk yang merupakan sup pangsit khas Korea.

Seolleongtang (Sup Tulang Sapi)

Seolleongtang

Seollongtang merupakan salah satu sup favorit di Negeri Ginseng yang memiliki cita rasa kaldun yang sangat istimewa. Warna kuahnya yang seputih susu berasal dari saripati tulang sapi yang direbus dengan sangat lama. Selain itu, topping potongan daging sapi berlemak yang ditambahkan di dalamnya membuat rasanya semakin lezat.  

Eomuk-guk (Sup Bakso Ikan)

Eomuk-guk

Sup yang satu ini begitu mudah ditemui di sejumlah warung tenda pinggir jalan yang ada di Korea. Eomuk sendiri merupakan daging ikan olahan yang cara pembuatannya menyerupai otak-otak. Makanan ini disajikan dalam rendaman kuah dashi (kaldu rumput laut) yang dibumbui dengan kecap asin khas Korea.

Garak-guksu (Sup Mie)

Garak-guksu

Mie tebal yang menjadi bahan utama hidangan ini sepintas sedikit menyerupai hidangan udon dari negeri Jepang. Kuahnya yang gurih berasal dari rebusan kelp (sejenis rumput laut) dan anchovy (teri sarden). Berbagai jenis topping umumnya ditambahkan ke dalamnya seperti jamur, lobak Korea, hingga eomuk (Korean fish cake).

Menyantap makanan panas dan penuh nutrisi saat musim dingin, tentu menjadi satu hal yang tak boleh dilewatkan. Tak hanya sekedar mampu menghangatkan tubuh dan memuaskan selera, tetapi juga dapat membuat tubuh terasa lebih berenergi untuk melanjutkan aktivitas di kondisi suhu yang rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here