7 Jenis Sakura Populer yang Menyemarakan Musim Semi di Jepang

Keindahan musim semi di Jepang tak pernah lepas dari keberadaan bunga sakura yang kerap tumbuh jelang musim tersebut.

Keindahan musim semi di Jepang tak pernah lepas dari keberadaan bunga sakura yang kerap tumbuh jelang musim tersebut. Tak disangka bunga ikon Negeri Matahari Terbit itu memiliki ragam jenis dengan keunikan bentuknya masing-masing.

Di negara Jepang sendiri, jenis bunga yang satu ini memiliki varietas dan spesies yang mampu mencapai ratusan. Oleh karena itu, kami akan bantu Sahabat Silir mengetahui berbagai jenis Sakura dan waktu mekarnya agar Sahabat Silir mengetahui kapan saatnya melihat sakura:

1
Somei Yoshino

Bunga ini adalah salah satu jenis sakura yang umum ditemui di seluruh Jepang. Somei Yoshino memiliki lima kelopak bunga yang tumbuh sebelum daunnya, serta memiliki warna pink pucat yang nyaris putih.

Nama bunga ini diambil dari Desa Somei pada akhir zaman Edo yang dikenal memperdagangkan bunga sakura “Yoshino”. Bunga ini akan mekar di Kyushu dan Shikoku pada akhir Maret, kemudian di susul pertumbuhannya di Tokyo pada akhir April, serta Aomori jelang Mei.

2
Yamazakura

Jenis sakura liar yang satu ini memiliki penampakan yang kurang lebih menyerupai jenis Somei Yoshino. Bedanya, kelopak bunga ini akan bertumbuh bersamaan dengan dedaunannya.

Jenis sakura ini biasa tumbuh di sekitar pegunungan dan dapat ditemukan di wilayah Kanto pada Maret dan April.

3
Edohigan

Jenis sakura yang satu ini tumbuh paling awal masa peralihan musim dingin ke musim semi atau yang disebut higan di Jepang. Yamataka Jindai Sakura merupakan pohon sakura edohigan tertua di Jepang yang usianya mencapai 2.000 tahun. Pohon ini bisa dinikmati di kuil Jissou, perfektur Yamanashi.

4
Shidarezakura

Shiradarezakura disebut juga sebagai pohon sakura yang menangis. Dinamakan demikian karena pohon ini memiliki ranting yang merunduk seperti orang menangis.

Bunga ini masih satu varietas dengan jenis Edohigan dan menjadi simbol dari perfektur Kyoto. Salah satu shidarezakura terkenal adalah Miharu Takizakura di Fukushima yang sudah tumbuh lebih dari 1.000 tahun.

5
Ichiyou

Kata ichiyou memiliki arti satu daun. Keunikan bunga ini terletak pada bagian putiknya yang menyerupai sebuah daun saat semua kelopak bermekaran. Bunga ini sangat populer di Asakusa, sehingga setiap April selalu diadakan festival khusus untuk jenis bunga inis.

6
Fugenzou

Penamaan bunga ini memiliki arti “Gajah Samantabhadra”. Rakyat Muromachi (1136-1573) percaya bahwa putik bunga Fugenzou menyerupai karya seni Buddha tentang seorang bodhisattva yang menaiki hewan gajah.

Bunga ini memiliki ciri warna pink yang mencolok di bagian tengahnya dan bisa ditemukan tumbuh telat pada pertengahan hingga akhir April di Tokyo.

7
Ukon

Berbeda dengan jenis sakura lainnya yang cenderung berwarna putih dan pink, sakura ukon justru memiliki kelopak yang berwarna kekuningan. Ukon sendiri merupakan bumbu kunyit yang dipergunakan untuk memberi warna kuning pada masakan. Bunga ini biasanya mulai mekar pada pertengahan April di Tokyo.

Selain beberapa bunga tersebut, penamaan sakura juga terbagi berdasarkan jumlah kelopaknya. Bunga-bunga lainnya yang tak kalah menarik untuk dilihat adalah kikuzakura yang merupakan bunga krisan Sakura, kanhizakura yang berasal dari Pulau Okinawa, serta kanzan yang memiliki kelopak ganda.

Dengan keunikan dan pesona yang dimilikinya, bunga sakura bisa menciptakan atmosfir musim semi yang berbeda dibandingkan dengan musim semi di negara lainnya. Jangan lewatkan untuk berburu keindahannya saat sedang berkunjung ke sana. Kira-kira jenis sakura manakah yang akan jadi favorit Sahabat Silir?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mungkin kamu juga suka

Terbaru