Air Terjun Cheonjiyeon, Pemandian 7 Bidadari di Pulau Jeju

Cheonjiyeon sendiri memiliki makna ‘penghubung langit dan bumi’. Dinamakan demikian karena airnya terlihat seolah-olah mengalir dari surga.

0
700
Cheonjiyeon

Masyarakat Indonesia mungkin sudah pernah mendengar kisah legenda Jaka Tarub tentang tujuh bidadari yang sedang turun ke Bumi untuk mandi. Ternyata di Korea Selatan, terdapat legenda serupa.

Diyakini Air Terjun Cheonjiyeon yang ada di Pulau Jeju merupakan lokasi permandian dari tujuh bidadari. Setiap bulan Mei, tempat ini bahkan mengadakan festival yang berhubungan dengan legenda tersebut.

Air Terjun Cheonjiyeon

Cheonjiyeon sendiri memiliki makna ‘penghubung langit dan bumi’. Dinamakan demikian karena airnya terlihat seolah-olah mengalir dari surga. Aliran air alam ini merupakan salah satu air terjun terindah di Pulau Jeju bersamaan dengan Air Terjun Jeonbang dan Air Terjun Cheonjeyeon.

Debit air yang mengalir dari tempat ini berasal dari sungai musim semi. Oleh karenanya, tak heran jika pada musim dingin air terjun di tempat ini terkadang tidak mengalir.

Cheonjiyeon

Keindahannya yang memukau terbentuk dari ketinggian 22 meter yang kemudian tersebar dalam beberapa aliran arus kecil. Air yang berjatuhan tidak serta merta langsung menyerbu ke dasar kolam yang ada di bawahnya, sehingga mengesankan keindahan yang dramatis.

BACA JUGA: Keunikan Pulau Jeju Dibandingkan Tempat Lainnya di Korea Selatan

Deburan air yang mengalir perlahan lantas mengisi kolam-kolam di sekitarnya yang memiliki kedalaman hingga 20 meter. Dengan kedalaman yang demikian, sejumlah habitat ikan koi dan ikan mutaesejenis belut tropis dengan corak marmer tampak hidup berdampingan di dalamnya.

Sedikit perjalanan perlu dilalui oleh Sahabat Silir dan pengunjung lainnya sebelum dapat menemukan keindahan yang dinanti. Sebelumnya, Sahabat Silir bahkan akan diajak menyusuri rimbunnya hutan tropis dengan ratusan spesies tanaman unik yang mungkin jarang untuk ditemui di tempat lainnya.

Tatkala senja mulai membenamkan dirinya, suasana di sekitarnya perlahan menjelma menjadi tempat yang romantis. Didukung dengan penerangan lampu di sekitar lokasi air terjun, tak heran jika jelang petang tempat ini mulai banyak diserbu pasangan sejoli.

Kesegaran suasana relaksasi yang ditawarkan dari pemandangan hijau di dalamnya, dijamin mampu melepaskan rasa penat setelah berkutat dengan aktivitas sehari-hari. Jembatan yang membentang di sepanjang kolam, memungkinkan pengunjung bersantai sejenak sembari menikmati pemandangan di sekitarnya.

Dengan banyaknya keindahan yang ditampakan, wajar saja jika ada begitu banyak pengunjung yang enggan untuk melewatkan tempat ini tanpa berfoto. Air terjun Chenjiyeong terus dibuka sepanjang tahunnya, dimulai dari pukul 7 pagi hingga 11 malam. Di tempat ini, Sahabat Silir juga bisa menemukan banyak patung Dol Hareubang yang merupakan ikon dari Pulau Jeju.

BACA JUGA: 5 Pantai Untuk Menghabiskan Liburan Tak Terlupakan di Pulau Jeju

Untuk masuk ke dalamnya, pengunjung akan dikenakan tarif 2.000 Won per orang dewasa dan 1.000 Won untuk pengunjung anak-anak. Apabila datang bersama grup atau rombongan, tarif yang dikenakan menjadi lebih murah 400 Won per orangnya dari tarif reguler. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here