Alasan-alasan Unik Ganti Paspor

Alasan-alasan ganti paspor di Selandia Baru ini terbilang unik. Seperti apa alasan-alasan unik ganti paspor itu, berikut ulasannya.

0
393
ganti paspor

Umumnya orang akan ganti paspor, karena masa berlakunya yang telah habis. Namun, alasan-alasan ganti paspor di Selandia Baru ini terbilang unik. Seperti apa alasan-alasan unik ganti paspor itu, berikut ulasannya.

Alasan-alasan Unik Ganti Paspor

Fenomena ganti paspor di awal tahun memang merebak. Para petugas di Imigrasi disibukan dengan pengurusan paspor anyar. Umumnya memang lantaran paspor lama sudah habis masa berlakunya. Namun, ada pula yang terpaksa ganti paspor lantaran rusak.

Menariknya, kerusakan paspor itu terbilang unik-unik. Mulai dari dimakan anjing hingga tak sengaja masuk ke microwave.

BACA JUGA: 5 Jenis Kuliner dari Selandia Baru yang Mampu Memanjakan Perut

Berbagai kisah di balik alasan ganti paspor itu dikisahkan Jeff Montgomerry, seorang petugas imigrasi di Selandia Baru. “Terkadang orang memutuskan untuk pergi traveling secara tiba-tiba dan baru menyadari masa berlaku paspor mereka tinggal 6 bulan. Ada juga yang paspornya hilang di luar negeri,” kata Jeff sebagaimana dilansir RNZ New Zealand.

Menariknya, paspor dimakan anjing menjadi alasan yang justru sering diterima petugas dalam penggantian paspor baru. “Alasan yang sering kami terima adalah, ‘Paspor saya dimakan anjing’. Kamu tahu, ada anak anjing baru di rumah yang suka mengunyah apapun, termasuk paspor dan itu terjadi seminggu sebelum mereka pergi ke luar negeri,” katanya.

Meski hal tersebut terbilang unik, tetapi ternyata ada alasan yang jauh lebih nyentrik. Ya, alasanya adalah paspor masuk microwave. “Tapi alasan paling aneh yang kami terima di tahun ini adalah ada orang yang tak sengaja memasukkan paspornya ke microwave. Saya rasa dia sedang sial, dia tak sengaja mengambil dan memasukkan benda yang salah ke microwave. Mungkin dia butuh liburan,” sebutnya.

Dalam kondisi demikian, petugas imigrasi akan sigap melayani kebutuhan mendadak para wisatawan. Biasanya pengurusan paspor 10 hari kerja, tetapi waktu tersebut bisa dipersingkat bagi mereka yang urgent kebutuhannya.

Meski demikian, wisatawan harus membayar lebih mahal bagi yang membutuhkan paspor dadakan itu. Selandia Baru menetapkan para pencari paspor yang  mendadak dikenakan biaya pengurusan 2 kali lipat dibandingkan biasanya. Masa singkat pengurusan biasanya 3 hari. Ada pun biaya yang harus dibayarkan adalah NZ$ 382 (atau sekitar Rp 3,5 juta).

Sementara itu, tak kalah unik dari alasan ganti paspor di Selandia Baru adalah soal alasan dihentikannya perpanjang paspor di Indonesia. Bukan pencekalan karena kasus hukum besar hingga menjadi buruan Interpol, pada jelang akhir paruh kedua 2019 lalu, Indonesia dihebohkan dengan kabar soal para penunggak iuran Badan Penyelanggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) yang tak terancam tak bisa melakukan perpanjangan surat penting, termasuk paspor.

BACA JUGA: Jajaran 5 Hotel Terbaik di Selandia Baru Versi Tripadvisor

Masalah itu sendiri muncul ditengarai akibar peliknyapersoalan deficit anggaran BPJS.  Para peserta BPJS sendiri, terutama yang berasal dari kalangan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang melakukan tunggakan pembayaran.

Paspor memang ‘senjatanya’ orang yang akan melakukan kunjungan ke luar negeri. Namun, selain paspor, rupanya ada pula surat-surat lain yang ditangguhkan perpanjangannya jika menunggak BPJS, diantaranya adalah Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here