Awas! Ini Bahaya di Balik Tag Location Instagram

Sebagaimana dikutip dari detikTravel, (13/12/2019), tag location bisa memberikan ancaman overtourism.

0
288
Instagram

Membubuhkan tag location pada unggahan di Instagram sekilas terdengar hal yang biasa. Saat berkunjung ke tempat wisata tertentu misalnya, hal ini pun kerap dilakukan. Tentu saja, ingin berbagi kepada pengguna media sosial yang lain jika tempat yang tengah dikunjungi indah dan lain sebagainya.

Namun, tahukah Sahabat Silir jika di balik tag location di Instagram itu berbahaya?

Ini Bahaya di Balik Tag Location Instagram

Ada apa memangnya? Sebagaimana dikutip dari detikTravel, (13/12/2019), tag location bisa memberikan ancaman overtourism. Membludaknya turis ke tempat tertentu merupakan berbahaya, terlebih jika lokasi yang dituju sebenarnya tidak siap menerima banyak kunjungan. Meski demikian, kebiasaan memberikan tag location rasanya sulit dihentikan.

BACA JUGA: Tempat Wisata Yang Lagi Hit dan Instagrammable di Bali, Apa Saja?

Orang-orang yang menaruh kepedulian pada konservasi telah mencoba berbagai strategi untuk memerangi overtourism pada destinasi alam.  Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuat kumpulan pedoman media sosial yang dikeluarkan Colorado Leave No Trace Center pada 2018.

Instagram

Pedoman tersebut berisi tentang imbauan agar orang berpikir telebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan menandai lokasi atau geotag. Pasalnya, geotag akan mewakili data lokasi yang ditambahkan di foto, baik secara otomatis dalam metadata gambar maupun dalam aplikasi media sosial. Dengangeotag orang akan lebih mudah melihat secara tepat tempat foto tersebut dimabil dan menempatkannya di peta.

Hal ini memicu orang untuk lebih mudah menjangkau suatu lokasi. Jika lokasi tersebut adalah tempat wisata alam masih alami berpotensi memunculkan masalah karena kekurangsiapan lokasi tersebut menambung banyak orang.

BACA JUGA: Kota Perth Bangun Toilet Senilai Rp 4 M Demi Pecinta Instagram

“Hasil dari penyediaan lokasi yang tepat dapat mengarahkan orang ke tempat yang masih alami atau tempat yang karena berbagai alasan tidak bisa menampung satu ton orang baru,” kata Direktur Eksekutif dari Center for Outdoor Ethics. “Berpikirlah sebelum kamu memutuskan untuk memberikan koordinat yang tepat,” imbuhnya seraya mengingatkan agar berpikir sebelum membubuthkan tag location.

Sementara itu, Danielle Williams yang pernah menulis ‘5 Alasan Mengapa Kamu Harus Menjaga Geotagging’ mengungkapkan orang harus lebih bijak saat akan memberitahukan tag location di media sosial.

Hal ini untuk menghindari kemungkinan orang tak bertanggungjawab datang ke lokasi tersebut, padahal seharusnya tempat tersebut harus dijaga keasriannya. Lebih jauh, ia bahkan acap kali menemukan komentar di media sosial jika kondisi tempat yang dulu mereka kunjungi saat ini berbeda, karena banyaknya pengunjung.

Demikian pula dengan blogger asal Selandia Baru, Elizabeth Carlson yang mengungkapkan kekhawatirannya pada geotag. Penulis Young Adventuress itu menyampaikan bahwa sebisa mungkin memberikan gambaran yang akurat pada lokasi yang dikunjunginya.

“Saya mencoba untuk menggambarkan potret destinasi secara akurat di manapun saya berada,” katanya. “Saya jujur, baik ketika ada keramaian atau tidak (di destinasi itu),” imbuhnya lagi. (y)

Tag: Awas! Ini Bahaya di Balik Tag Location Instagram, Instagram, tag location, geotag, bahaya tag location

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here