Arak Bali Legal, Gubernur: Siap Jamu Tamu dan Hotel Diminta Kurangi Impor Arak

Ilustrasi. (BP/Istimewa): BALIPOST.com
Hal ini menyusul payung hukum yang melegalkannya, melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Bicara soal minuman beralkohol, Indonesia memiliki ragamnya sendiri. Jika di Yunani kondang dengan winw-nya, di Bali juga punya arak khas yang diberi nama Brem Bali. Keberadaan arak Bali ini pun kini legal.

Hal ini menyusul payung hukum yang melegalkannya, melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Kini Arak Bali Legal

Menyusul pengesahannya tersebut, Gubernur Bali, I Wayan Koster pun bahkan siap menjamu tamu yang datang ke rumah dinasnya Jaya Sabha dengan arak khas tersebut.

“Nanti di Jaya Sabha tamu dari manapun disuguhi brem Bali, yang penting tidak mabuk,” katanya. Selain siap menjamu para tamunya dengan ‘bir’ khusus itu, orang nomor satu di Pulau Dewata itu juga meminta hotel-hotel untuk mengurangi impor arak dan memilih menggunakan brem Bali saja. Seperti diketahui, saat ini minuman alkohol yang ada masih impor.

“Sekarang impor di hotel-hotel masih impor. Kita akan suguhkan arak bali dan brem bali ke hotel-hotel supaya kurangi impor. Pakai ini saja,”  ungkapnya Rabu, (5/2/2020) lalu.

Ilustrasi Arak Bali

Sementara itu, dengan diterbikannya Peraturan Gubernur (Pergub) No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, arak Bali bisa menjadi oleh-oleh.

Akan tetapi, bukan perkara mudah pula untuk membawanya sebagai buah tangan. Pasalnya, beberap hal harus dipenuhi sebagainya diungkapkan Gubernur.

“Karena, ditentukan di situ kalau membawa, sesuai pergub ini, harus ada surat jalan dari kepala desa, harus ada keterangan dari bendesa adat untuk upacara agama, juga ada batasan batasan jumlah yang dipakai,” kata Koster.

BACA JUGA: Tempat Wisata Yang Lagi Hit dan Instagrammable di Bali, Apa Saja?

Sementara itu, jika di Bali ada arak atau brem Bali, di sebelah timurnya, yaitu di Nusa Tenggara Timur ada minuman khas beralkohol yang bernama Sopi. Lebih jauh bergeser ke timur, yaitu di Pulau Sulawesi, tepatnya propinsi Sulawesi Selatan, ada minuman serupa yang bernama Ballo’.

Minuman ini merupakan hasil fermentasi dari nira buah lontara atau lontar. Di banyak daerah buah ini juga dikenal dengan sebutan Siwalan. Selain dipercaya baik untuk kesehatan, buah lontara memang memiliki banyak manfaat, termasuk niranya. Selain difermentasi, nira segar dari lontara juga bisa diminum begitu saja. Rasanya segar, seperti minum badeg atau legen (nira) air kelapa.

Saat masih segar, nira dari lontara ini juga bisa digunakan untuk membuat ‘sambal’ yang kemudian di makan bersama ikan. Cara itu bisa dilakukan dengan mencampur sedikit nira pada cawan yang didalamnya telah diletakkan cabai rawit yang sudah dipenyet.

Ikan laut bakar atau asap yang selesai dimasak dicocolkan ke campuran tersebut dan dimakan bersama dengan nasi hangat. Rasanya nikmat! Kebiasaan makan seperti ini pernah Sibuk Liburan jumpai di Kabupaten Janeponto, Sulawesi Selatan—yang memang memiliki banyak pohon lontara. (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

5 Rekomendasi Aktivitas Seru Saat Musim Dingin di Korea Selatan

Musim dingin mungkin adalah salah satu musim yang paling dihindari wisatawan ketika hendak berlibur ke negara empat musim. Terlebih lagi, jika wisatawan...

Mengulik Glass Sky Walk, Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia

China  memang juaranya bikin ‘dunia gempar’. Etzz.. tapi jangan salah, ‘kegemparan’ yang satu ini bukan soal keributan politik. Namun, ‘kehebohan’ ini tak...

Kyoya Ryokan Penginapan Tradisional di Nagoya yang Jepang Banget

Jenis penginapan ryokan mungkin bisa dijadikan pilihan menginap bagi Sahabat Silir yang menginginkan hotel dengan nuansa budaya Jepang kental. Apabila Sahabat Silir kebetulan sedang melakukan perjalanan...

Lekat dengan Image Gurun, Arab Punya Tempat Bersalju

Kata yang terlintas pertama kali saat mendengar negara Arab Saudi adalah ‘panas’. Ya, tak salah memang, nyatanya negara tersebut memiliki banyak gurun...

Menjelajah Keseruan Tiada Habis dari Daratan Hingga Laut Gili Meno

Gili Meno - Keindahan Pulau Lombok sebagai destinasi liburan memang tak perlu diragukan lagi. Pasalnya ada beragam tempat wisata menarik yang bisa...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...