Cuci Mata dan Berbelanja di Central Avenue Harbin

Kota di propinsi Heilongjiang ini kental dengan nuansa Rusia karena memang pernah menjadi bagian dari Rusia.

Kota Harbin di China menyimpan keunikannya tersendiri. Ya, kota di propinsi Heilongjiang ini kental dengan nuansa Rusia karena memang pernah menjadi bagian dari Rusia (dulu Uni Soviet).

Nah, jika ingin merasakan suasana Rusia tanpa harus ke Negeri Beruang Merah ini, coba deh ke Harbin dan jalan-jalan di area pejalan kaki bernama Zhongyang Pedestrian Street atau Central Avenue. 

Galeri gedung berarsitektur Eropa

Harbin Zhongyang Pedestrian Street atau Central ini adalah salah satu pusat bisnis tertua (berdiri tahun 1898 dengan naman Kitaiskaya). Jalan sepanjang 1,400 meter dan selebar 21,34 meter ini kerap disebut sebagai “Moscow dari Timur” atau “Paris dari Timur”.

Jalan ini dibangun oleh Rusia untuk melayani pembangunan rel kereta dan menjadi jalan utama. Berada di area pejalan kaki ini membuat kita serasa di kota-kota Eropa seperti Moscow, Roma, atau Paris.

Lihat saja bangunan-bangunannya yang bergaya Eropa zaman dulu. Kalau Sahabat Silir berswafoto dan mempostingnya di media sosial, tentu orang mengira itu di Eropa. Padahal, sebenarnya tempat tersebut ada di China lho!

Tak hanya asyik untuk berfoto, tempat ini pastinya jadi favorit pecinta seni dan arsitektur. Gaya Barok, Pembaruan (Renaisans) terlihat dalam beberapa bangunannya. Toko buku Jiaoyu (toko buku pendidikan) adalah contoh bangunan bergaya Barok.

Sementara toko perlengkapan perempuan dan anak-anak (The Fuer Shop) adalah contoh bangunan gaya Renaisans yang dibangun saat Revolusi Soviet pada 1917 (dulunya bangunan ini adalah bank).

Melengkapi keindahan bangunan tersebut, beragam rumah ibadah dari gereja Ortodox dan sinagog untuk ibadah orang Yahudi pun berdiri kokoh. Beridirnya bangunan ibadah itu menjadi cerminan keberagaman yang ada di kota ini.

Belanja dan wisata kuliner di Central Avenue

Berbelanja dan mencicipi berbagai makanan adalah hal yang bisa dilakukan di tempat ini. Pengen belanja suvenir khas Rusia jelas bisa. Mau belanja yang lain oke juga sembari menikmati arsitektur khas Eropa di tiap gedungnya. Ada sekitar lebih dari 50 gedung di sepanjang jalan ini.

Wisata kuliner adalah salah satu hal yang bisa dilakukan di Central Avenue. Beberapa restoran seperti Ku Lu Li Chinese Restaurant, Elements All Day Dining, Ubugema Blaze, dan Tai Mansion menjadi tempat yang banyak direkomendasikan untuk memanjakan lidah. Apabila menginginkan cita rasa global, berbagai restoran dengan nuansa internasional juga ada di tempat ini.

Namun, jika Sahabat Silir menyukai food street, di Jalan Sentral ini pun ada banyak pedagang kaki lima yang menjajakan makanan khas, seperti es krim spesial, atau soda rasa roti. Bagaimana rasanya ya?!

Waktu terbaik ke Harbin

Apakah Sahabat Silir masih kebingungan menentukan waktu terbaik untuk liburan di Harbin? Jika kegalauan ini yang melanda, Sibuk Liburan sarankan untuk berkunjung ke Harbin saat musim dingin. Di musim dingin, kita bisa melihat ukiran-ukiran es yang unik. Wajar saja, karena di musim dingin adalah waktunya festival es dan salju internasional di Harbin. Segala bentuk ukiran es pun ada di sini.

BACA JUGA: Mengagumi Kemegahan Katedral Saint Sophia, Ikon dari Kota Harbin

Dari Central Avenue, kita juga bisa menjelajah beberapa destinasi wisata di Harbin. Salah satunya adalah Kathedral Santa Sophia.

Jika ingin bermain ski, bisa jalan ke Yabuli Ski Resort. Tempat ini juga menjadi tempat latihan atlit ski China yang berlaga di  olimpide musim dingin.

Arsitektur empat jaman dan suvenir murah

Seperti yang dibahas tadi, Central Avenue mewakili arsitektur dan seni dari empat zaman, yaitu Renaisans, Barok dan Ecletism, dan Gerakan Baru. Dari 75 bangunan atau replika yang ada di sepanjang jalan ini, 36 diantaranya dilindungi.

O, ya toko-toko di sini pun menyodorkan yang harganya tidak terlalu mahal, sehingga Sahabat Silir bisa berbelanja lebih banyak. Menariknya lagi, di sini Sahabat Silir juga bisa menawar (walau mayoritas harganya sudah pasti / fixedprice).

Di musim dingin, diskon justru lumayan gila-gilaan lho! Yah,sekalian menghabiskan stok. Lumayan bukan dapat barang oke dengan harga miring?

Bagaimana akses transportasi dan akomodasinya?

Berikut beberapa hotel di dekat Harbin Zhongyang Pedestrian Street.

Harbin Modern Hotel

Hotel bintang empat ini  memberikan kenyamanan bagi para tamunya. Fasilitasnya oke banget ,dari aksesWi-fi gratis, layanan pengiriman bahan makanan hingga fasilitas untuk difabel.

Akses transportasinya juga cukup bagus. Hanya sekitar 1,6 kilometer dari Stasiun Kereta Harbin. Lokasinya juga dekat dengan Zhongyang Pedestrian Street dan berbagai tempat wisata di Harbin lainnya.

Mercure Harbin Sophia Church

Ada 215 kamar di hotel ini dan semua didesain secantik dan senyaman mungkin. Jarak ke pusat kota juga dekat sehingga memudahkan wistawan berkunjung ke tempat-tempat wisata di kota bernuansa Rusia ini.

Harbin Kai Rui Hotel

Salah satu hotel terdekat dengan Zhongyang Pedestrian Street dan berbagai landmark Harbin lainnya. Fasilitas di tiap kamar juga lengkap dan  memberikan kenyamanan bagi para tamunya.

Harbin Joy Boutique Hotel

Dari luar, bangunannya bisa jadi tampak biasa saja bahkan jauh dari kesan mewah. Namun, hotel ini menjadi salah satu yang direkomendasikan untuk menginap saat berkunjung ke Harbin.

Jumlah kamarnya pun hanya 63. Akan tetapi, soal fasilitas,h otel ini tak kalah dibanding hotel bintang lima lainnya (walau tidak terlalu lengkap juga). Bagi para kutu buku, hotel ini menyediakan perpustakaan lho!

Lokasi Harbin Joy Boutique Hotel juga strategis sehingga memudahkan wisatawan berkunjung ke tempat-tempat wisata di Harbin.

Nah, bagaimana dengan transportasinya?  Sahabar Silir bisa naik bis nomor 2, 53, 114, 126, 132, 136. Dari Bandara Internasional Harbin Taiping, kita bisa baik shuttle bus di jalur 3 ke Jalan Zhongyang ini.

Catatan penting saat ke Zhongyang Pedestrian Street

Bagi yang suka bermalam di bar, bar di tempat ini rentan perkelahian, terutama bar yang banyak  turis asing. Ketika ada tanda-tanda akan ada keributan, pulanglah segera ke hotel.

Tur ke Zhongyang Pedestrian Street makan waktu sekitar 3-4 jam. Sahabat Silir bisa pesan tur setengah hari ke wilayah ini. Harganya mulai dari $ 36 dollar AS. Pemandu berbahasa Inggris akan menjemput Sahabat Silir di hotel pada pagi hari.

Nah, Sahabat Silir akan diajak berkeliling jalan ini. Tur dimulai di Kathedral Santa Sophia, kemudian Sahabat Silir bisa melihat toko-toko makanan  lokal dan mencicipi cemilan khas Harbin seperti sosis panggang, es krim dan sebagainya. Penasaran bukan?

BACA JUGA: Restoran Halal di Harbin dan Menu Andalannya

Pemandu wisata juga akan menjelaskan sejarah gedung-gedung dengan arsitektur Eropa ini. Benar-benar pengalaman yang menyenangkan bukan?!

Satu hal yang pasti, persiapkan diri karena waktu terbaik berlibur ke Harbin adalah di musim dingin. Kondisi fisik harus prima, jangan sampai sakit. Persiapkan obat-obatan yang diperlukan dan baju hangat serta keperluan lain.

Syal, topi, sarung tangan, jaket, dan baju-baju untuk musim dingin haruslah yang berkualitas baik. Jadi Sahabat Silir tidak perlu terlalu banyak membawa barang.

Berkunjung ke Zhongyang memang tidak bisa menggantikan liburan ke Eropa. Namun, berfoto-foto di gedung berarsitektur Renaisans di musim dingin dan di China pula, pasti akan memberikan kesan tersendiri. Ternyata, ada nuansa Eropa di Asia lho!

Bagaimana nih? Siap berlibur gaya Eropa di China? Yuk! (YR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Pesona Khazanah Ramadhan 2019, Event Khas Ramadhan di NTB

Sibuk Liburan - Memasuki bulan Ramadhan, banyak daerah menyelenggarakan acara yang bernuansa Khazanah Ramadhan. Selain menjadi rutinitas tahunan untuk menyemarakan bulan puasa,...

5 Cara Memaksimalkan Fungsi Smartphone Saat Berlibur

Sibuk Liburan - Pada zaman modern ini, acara berlibur menjadi begitu lebih mudah dan menyenangkan karena sejumlah fasilitas dan perlengkapan pendukung yang dibuat semakin...

Asyiknya Menikmati Makan Malam Mewah di Sepanjang Sungai Nil

Apa yang terlintas dalam benak Sahabat Silir jika mendengar negara Mesir? Piramid? Tugu Obeliks? Sungai  Nil? Ya, ketiganya benar. Pernah terbayang seperti...

Bangkitkan Nasionalisme dengan Bertandang ke Tempat Bersejarah Ini

Hari Kemerdekaan selalu menjadi hari istimewa bagi seluruh warga negara Indonesia. Jatuh pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya, HUT Kemerdekaan RI sudah...

Proyek Pembangunan Jembatan Antar China dan Rusia Dinyatakan Rampung

Dalam rangka meningkatkan perekonomian antar negara, kini jembatan yang menghubungkan Rusia dengan China dinyatakan telah selesai dibangun. Pembangunannya sendiri dilakukan sebagai upaya dalam memperlancar lalu...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...