Indonesia Resmi Batasi Kunjungan Masuk dan Keluar China

Indonesia resmi membatasi kunjungan masuk dan keluar China. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul merebaknya virus corona yang notabene-nya berasal dari Negeri Tirai Bamb.

0
194
Indonesia larang dari dan ke China

Indonesia resmi membatasi kunjungan masuk dan keluar China. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul merebaknya virus corona yang notabene-nya berasal dari Negeri Tirai Bamb.

“Penerbangan langsung dari dank e mainland RRT (Republik Rakyat Tiongkok) ditunda sementara mulai haru Rabu, pukul 00.00 WIB,” demikian ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi setelah mengikuti rapat terbatas dengan kepala negara di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Minggu, (2/2/2020).

Indonesia Batasi Kunjungan Masuk dan Keluar China

Menlu juga menyampaikan bahwa presiden melarang pula kedatangan dan transit di Indonesia bagia mereka yang sudah berada di Negeri Panda selama 14 hari. ‘Semua pendatang yang tiba dari mainland China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit Indonesia,” lanjut Menlu Retno.

Indonesia larang dari dan ke China

Tak sekedar pembatasan tersebut, pemerintah Indonesia juga melarang warga negaranya untuk melakukan kunjungan ke dataran China hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Demikian pula sebaliknya.

Pemerintah pun meniadakan sementara fasilitas pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals bagi warga negara Tiongkok yang berdomisili di pulau utama. “ Kebijakan pemberian fasilitas bebas bisa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara RRT yang bertempat tinggal di mainland China untuk sementara dihentikan,” lanjut Menlu memberi keterangan.

Sementara itu, pemerintah Indonesia juga terus melakukan upaya pemulangan para warga negara Indonesia (WNI) yang ada di China. Pada Minggu, (2/2/2020) siang sebanyak 238 WNI tiba di Pangkalan Udara Rajen Sajad, Pulau Natuna, Kepulauan Riau dari China.

Mereka dibawa pulang ke Tanah Air menggunakan 3 pesawat, yaitu Hercules C130, pesawat Boeing 737-400 san satu pesawat lagi milik TNI Angkatan Udara.

Sekitar 5 menit usai mendarat, pintu pesawat pertama yang membawa para WNI dari Wuhan dibuka, dan tampak sejumlah petugas berpakain putih keluar dari pesawat untuk mempersiapkan penurunan WNI dengan petugas yang ada di darat.

Selang 5 menit kemudian, satu per satu penumpang yang juga menggunakan pakaian putih keluar dari pesawat. Sembari membawa tas jinjing (rata-rata), mereka kemudian menuju hangar observasi yang berada tak jauh dari lokasi pendaratan.

Menteri Kesehatan, dokter Terawan Agus Putranto menegaskan jika jumlah WNI yang mendarat di Natuna sebanyak 238 orang. Menkes menyebut, sda 7 orang urung diterbangkan menuju Tanah Air karena berbagai sebab. Sebanyak 4 orang diantaranya karena mengundurkan diri, sedang 3 lainnya tak lolos pemeriksaan oleh Pemerintah China. 

Selain menyampaikan hal tersebut, Menkes yang sebelumnya juga memiliki latar belakang TNI itu juga memastikan sebelum para WNI telah melakukan serangkaian pemeriksaan sebelum diberangkatkan dari Wuhan ke Indonesia dan mereka telah dinyatakan sehat.

Di Indonesia sendiri, mereka juga harus menjalani satu per satu tahapan sebagaimana arahan dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO untuk memastikan WNI yang pulang dalam keadaan sehat. Demikian dikutip Sibukliburan.id dari Liputan6.com. (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here