Istana Khudayar Khan di Lembah Fergana, Bukti Tingginya Peradaban Uzbekistan

Sibuk Liburan, Istana Khudayar Khan – Bicara soal wisata ke luar negeri, barangkali Uzbekistan jarang sekali dilirik. Hal ini memang tidak mengherankan, mengingat negara di kawasan Asia Tengah ini pariwisatanya memang belem semassif negara-negara di kawasan Asia Tenggara atau Asia Timur. Meski demikian, bukan berarti negara ini tak memiliki tempat menarik untuk dikunjungi.

Sebaliknya, negara ini justru memiliki berjuta pesona yang bahkan tak dijumpai di negara lain manapun. Negara ini memiliki banyak kota tua bahkan berusia ribuan tahun. Menariknya, bangunan peninggalannya masih terawat hingga kini. Ajibnya lagi, negara ini pun memiliki pemandangan alam yang menakjubkan. Salah satu keindahan itu terpancar dari Lembah Fergana. Memiliki keindahan alam yang mengundak decak kagum, Lembah Fergana pun sekalius menjadi saksi bisu tingginya peradaban Uzbekistan.

Lembah Fergana merupakan salah satu tempat perkembangan peradaban Khanate pada abad ke-19. Kawasan ini di masa lalu menjadi bagian penting dalam Jalur Sutra. Lembah ini menjadi satu dari beberapa rute dalam jalur perdagangan klasik sekaligus paling berpengaruh sepanjang sejarah itu. Kini, lembah tersebut masuk dalam kawasan 3 negara, yaitu Uzbekistan, Kirgistan dan Tajikistan. Jalur ini menjadi pertemuan peradaban antara Tiongkok dan Persia serta Timur Tengah. Selain itu, jalur ini juga merupakan peryemuan peradaban Rusia dengan Mughal.

Berkat strategisnya posisi tersebut, wilayah ini pun tumbuh menjadi pusat peradaban yang sangat maju. Salah satu bukti kemajuan pada eranya adalah dibangunnya Istana Khudayar Khan. Berdiri di Kota Kokand, istana ini menyandang status sebagai istana termegah sepanjang Dinasti Kokand Khanate (1709-1876M) sebelum akhirnya pasukan Tsar Rusia menyerang dinasti ini 3 tahun kemdian, tepatnya pada Maret 1876. Istana tersebut dibangun dengan arsitek Mir Ubaidullah yang dikenal sebagai arsitek terbaik di wilayah tersebut pada eranya.

Kemegahan istana tersebut pun sempat disebut dalam sebuah memoir seorang diplomat Amerika Serikat yang ditugaskan di wilayah Rusia dan Asia Tengah pada 1867, yaitu Eugene Schuyler. Dikisahkan dalam memoir itu bahwa istana tersebut jauh lebih besar dan megah ketibmang istana Khanate di wilayah yang lain. “Bangunan ini jauh lebih besar dan megah dari berbagai istana Khanate yang lain di Asia Tengah. Semua ubin keramik istana ini tersusun sangat indah, berkilauan, memancarkan warna cerah biru, kuning, dan hijau,” ungkapnya dalam memoar tersebut.

Demikian indahnya isatana itu sampai-sampai banyak kalangan menyebutnya sebagai Mutiara di Lembah Fergana. Bangunan tersebut tampak kuat dan megah dengan konstruksi yang mumpuni di eranya. Dibangun di atas bukit, Istana Khudayar Khan memiliki pondai setinggi 3 meter berbahan batu bata. Jalan masuk menuju ke istana pun dibuat menanjak.

Pada gerbang pintu masuk utama, terdapat dua menara bergaya Gulastan India dengan susunan keramik Majolica yang begitu khas. Kaligrafi Arab bergaya Farisi bertuliskan “Syed Muhammad Khudayar Khan-Penguasa Besar” pun tampak terlihat dari susunan keramik Majolica khas Fergana. Menara dengan gaya erupa juga terdapat di bagian sudut kanan dan kiri bagian depan bangunan istana. (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Jalan-jalan ke Qufu, Kota Asal Kelahiran Konfusius

Berwisata ke China tanpa mengulik situs-situs peninggalan sejarah tentu ada yang kurang. Negera bekas kerajaan yang kini merajai ekonomi dunia ini menyimpan segudang kisah perjalanan...

Deretan Lima Fakta Menarik Situasi Kota Seoul Korea Selatan

Sibuk Liburan - Para pecinta K-Pop tentunya sudah tidak asing lagi dengan Korea selatan, negara asal grup-grup idol yang tengah digandrungi kawula muda saat...

Wow! Pakai Oven Luar Angkasa, Astronot Akan Buat Kue di Luar Angkasa

Usai beberapa tahun belakangan ini wacana piknik ke luar angkasa pun mulai bergulir, kini kabar baru cukup mengejutkan datang dari dunia antariksa....

5 Daya Tarik Shanghai Disneyland yang Membuatnya Wajib Dikunjungi

Sibuk Liburan - Shanghai Disneyland merupakan salah satu pembangunan kawasan hiburan raksasa yang mendapatkan sambutan dari penduduk Tiongkok sendiri. Taman hiburan ini...

Hati-hati Pajang Foto Liburan di Media Sosial!

Memposting video atau foto saat berlibur memang menjadi hal yang terpisahkan sekarang. Selain untuk memberi tahu teman atau kerabat jika tengah berlibur,...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...