Jalan-jalan ke Qufu, Kota Asal Kelahiran Konfusius

Semenjak kota asal kelahiran Konfusius ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1994, wisatawan mancanegara pun semakin tertarik akan kisah hidup sang guru Konfusianisme.

Berwisata ke China tanpa mengulik situs-situs peninggalan sejarah tentu ada yang kurang. Negera bekas kerajaan yang kini merajai ekonomi dunia ini menyimpan segudang kisah perjalanan tokoh-tokoh dari masa Kekaisaran China Kuno. Salah satu tokoh legendaris ini ialah Konfusius.

Konfusius lahir di Kota Qufu di barat daya Provinsi Shandong, China, sekitar 2.500 tahun yang lalu. Semenjak kota asal kelahiran Konfusius ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1994, wisatawan mancanegara pun semakin tertarik akan kisah hidup sang guru Konfusianisme.

Perjalanan ke Kota Qufu bisa ditempuh dalam waktu cukup singkat. Berkat pembangunan jalur kereta cepat yang menghubungkan Beijing dengan Qufu, perjalanan wisata ke kota asal kelahiran Konfusius dapat ditempuh hanya dalam waktu dua jam. Saat menapaki Kota Qufu, Sahabat Silir akan langsung disambut oleh jejeran pohon willow di pinggiran sungai yang becabang-cabang.

Jalan-jalan ke Qufu, Kota Asal Kelahiran Konfusius 1

Tata letak Kota Qufu memang sangat menarik. Kota ini dibelah oleh beberapa aliran anak sungai yang bertemu di sebuah areal taman terbuka. Di sana, pemandangan bangunan tradisional China sangat terasa berkat kehadiran benteng kota dan beberapa bangunan kuno yang difungsikan sebagai kuil dan museum. Di sini juga berdiri tiga bangunan bersejarah di Kota Qufu yang wajib Sahabat Silir sambangi.

Wisatawan yang bertandang ke Qufu selalu menjadikan Kuil Konfusius di pusat kota sebagai pemberhentian pertama. Kuil yang kini megah berdiri sebagai simbol ajaran Konfusianisme itu dibangun pada tahun 479 SM. Menariknya lagi, peletakan tangga dan desain bangunannya sendiri sangat mirip dengan Forbidden City.

Tepat di belakang Kuil Konfusius berdiri Rumah Keluarga Kong. Bangunan bersejarah di Kota Qufu yang satu ini juga menjadi salah satu bangunan tradisional terpenting di Qufu. Rumah besar berpelataran luas itu dikepung oleh tembok bata abu-abu dengan beberapa buah gerbang masuk. Rumah Keluarga Kong di Qufu menjadi rumah para keturunan Konfusius sampai generasi ke-77.

Meskipun kini keluarga utama Kong sudah tidak tinggal di Qufu lagi, marga Kong masih tetap menjadi saksi perubahan Kota Qufu dari zaman ke zaman. Kabarnya, keturunan Konfusius secara resmi berjumlah sekitar 2 juta orang. Sebagian dari mereka masih tinggal menetap di Kota Qufu. Beberapa diantaranya bahkan mengamban tugas sebagai penjaga bangunan bersejarah atau pemandu wisata di Qufu.

Berjalan sekitar 20 menit ke arah utara, Sahabat Silir akan menemukan Pemakaman Keluarga Konfusius. Di sana, setiap makam keluarga disertai pula oleh patung batu berbentuk binatang mistis China yang dimaksudkan untuk menjaga jiwa-jiwa leluhur. Sayangnya, beberapa makam batu telah hancur akibat gelombang anti ajaran Konfusian yang terjadi pada masa Revolusi Kultural China.

Apabila Sahabat Silir kebetulan ingin jalan-jalan ke Qufu, jangan lewatkan untuk menyambangi ketiga bangunan bersejarah di Kota Qufu tersebut. Dijamin, pengalaman liburan ke salah satu kota tua di China ini semakin sempurna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Jihane Almira, Runner Up 2 Puteri Indonesia 2020 yang Suka Wisata Adventure

Kontes kecantikan Puteri Indonesia 2020 belum lama ini selesai digelar. Ayu Maulida Putri dinobatkan sebagai pemenang dalam kontes tersebut.

Menjajal Lezatnya Daging Moncong Sapi di Hidangan Rujak Cingur

Beberapa waktu lalu, dunia sosial media tengah dihebohkan oleh seorang penjual rujak cingur di Surabaya. Kehebohan tersebut berasal dari seorang pedagang bernama...

Sambut Olimpiade 2020, Bandara Narita Hadirkan Galeri Seni Digital

Apakah Sahabat Silir berencana piknik ke Jepang dalam waktu dekat?Jika iya, akan sangat beruntung sekali melihat pemandangan...

Nyleneh! Pesawat Ini Punya Sayap di Buntut

Sudah  terpatri dalam benak banyak orang di dunia bahwa pesawat memiliki dua sayap di kedua sisinya yang berada di bagian tengah, serta...

5 Tempat yang Cocok Untuk Bercengkrama Bersama Keluarga di Surabaya

Liburan keluarga - Berdasarkan jumlah populasi, Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Oleh karenanya, tak heran jika ibu kota...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp