Malam Tahun Baru, Jembatan Ampera Palembang Bakal Ditutup 2 Jam

Penutupan ini dilakukan mengingat bisanya masyarakat berkumpul di jembatan ikonik Kota Palembang itu untuk merayakan pergantian tahun.

0
1003
Jembatan Ampera Palembang
Jembatan Ampera Palembang

Sahabat Silir berencana menghabiskan liburan akhir tahun ini di Palembang? Kabar satu ini tampaknya penting. Pasalnya, pada malam pegantian tahun baru 2019, Jembatan Ampera Palembang bakal ditutup selama 2 jam.

Penutupan ini dilakukan mengingat bisanya masyarakat berkumpul di jembatan ikonik Kota Palembang itu untuk merayakan pergantian tahun. Meski demikian, biasanya acara pergantian tahun berpusat di sekitar Benteng Kuto Besak (BKP).

“Biasanya perayaan malam tahun baru itu berpusat di sekitaran BKB (Benteng Kuto Besak). Tetapi tidak jarang warga berkumpul di Jembatan Ampera, maka seperti biasa Ampera kami tutup 2 jam, dari jam 23.00 WIB sampai 01.00 WIB,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain di Mapolda Sumsel, Senin (17/12/2018) seperti dilansir detikTravel dan dikututip Sibuk Liburan.

Jembatan Ampera Palembang
Jembatan Ampera Palembang

Dengan adanya penutupan tersebut, dipastikan warga dapat berkumpul di kawasan wisata yang terintegrasi, mulai dari Pendestrian Walk Sudirman, Monumen Perjuangan Rakyat, bundaran Air Mancur dan sekitarnya. Usai penutupan, jembatan akan dibuka kembali dan bisa digunakan sebagai akses dari Seberang Ilir ke Ulu Kota Palembang.

“Kalau 2 jam jembatan ditutup, artinya ya itu bisa jadi tempat berkumpul di malam pergantian tahun. Setelah itu baru dibuka untuk lewat dari Seberang Ilir ke Ulu Kota Palembang,” terusnya.

BACA JUGA: Soekarno-Hatta Peringkat 6 Bandara Tersibuk Menyambut Libur Natal dan Tahun Baru

Kendaraan yang sedianya akan melintasi Ampera, menyusul adanya rencana penutupan tersebut disarankan untuk menggunakan Jembatan Musi II. Selain itu, pengendara juga bisa menggunakan jembatan lain, seperti Musi IV yang menghubungkan Pasar Kuto dengan Kampung Arab Al- Munawar. Meski demikian, penggunaan jembatan Musi IV masih belum bisa dipastikan, karena masih menunggu diresmikan oleh presiden.

“Untuk Musi IV memang belum dapat dipastikan, kalau ini sudah diresmikan Presiden mungkin bisa digunakan. Ya tergantung kondisi nanti sesuai hasil koordinasi bersama Dishub,” terusnya lagi.

Sementara itu, Jembatan Ampera mulai dibangun pada 1962. Awalnya, jembatan ini bernama Jembatan Bung Karno sebagai wujud penghargaan atas jasa perjuangan Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) itu untuk mewujudkan keinginan warga Palembang memiliki jembatan di atas Sungai Musi.

Akan tetapi, namanya kemudian beralih menjadi Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) pada 1966 menyusul terjadinya pergolakan politik dan merebaknya gerakan anti rakyat.

Terlepas dari pergantian namanya yang dibumbui aroma politik, Jembatan Ampera kini menjadi ikon Sumatra Selatan. Urusan perut, tak lengkap rasanya bertandang ke propinsi satu ini tanpa mencicipi kuliner khasnya, Pempek. Namun, soal mengabadikan momen, tentu  ada yang kurang jika bertandang ke Palembang tanpa berselfie ria di atas Jembatan Ampera.

Sahabat Silir yang tengah merencanakan liburan ke Palembang akhir tahun ini, pastikan sampai sebelum malam pergantian tahun agar bisa turut membaur merayakan pesta pergantian tahun di atas jembatan legendaris serta penuh cerita historis ini.

Sumber: detikTravel, Wikipedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here