Jernihnya Mata Air dari Oshino Hakkai di Kawasan Gunung Fuji

Siapa yang tidak mengenal Gunung Fuji? Dataran tinggi yang populer sebagai salah satu landmark Negeri Sakura Jepang ini menyimpan sejuta pesona yang mampu menghipnotis para pengunjungnya. Dengan perpaduan mitologi, sains, dan budaya, rupa-rupanya ada begitu banyak tempat menarik di dalamnya yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Pada salah satu kawasan Gunung Fuji terdapat destinasi Lima Danau Fuji terkenal, yaitu danau Kawaguchiko, Saiko, Yamanakako, Shojiko, dan Motosuko. Meski demikian dahulunya tempat tersebut memiliki enam danau sebelum Danau Oshino mengering. Menyusutnya air dari Danau Yoshino kini telah tergantikan dengan sejumlah mata air kecil yang ada di sekitarnya.

Mata Air dari Oshino Hakkai di Gunung Fuji

Meskipun keberadaan Danau Oshino bisa dibilang tidak terlalu populer jika dibandingkan tempat lainnya di Gunung Fuji, seperti Danau Kawaguchiko dan Fujikyu Highland, tetapi tempat ini tetap memiliki sisi menarik tersendiri yang tak bisa dilupakan oleh masyarakat Jepang.

Gunung Fuji

Sejak Juni 2013, Oshino Hakkai telah terdaftar menjadi Situs Aset Warisan Budaya Gunung Fuji. Tempat ini memiliki 8 mata air di dalamnya. Sumber mata air yang ada di sekitarnya berasal dari salju puncak Gunung Fuji yang meresap ke bawah tanah dan muncul ke permukaan mata air Desa Oshino di Yamanashi.

Kolam-kolam yang ada di tempat ini, bahkan masuk ke dalam 100 Sumber Mata Air Paling Indah di Jepang. Menariknya, dibutuhkan waktu sekitar 20 hingga 80 tahun agar air dari Gunung Fuji bisa mengalir ke mata air yang ada di sekitarnya.

Dua kolam yang paling dikenal ditempat ini adalah Kagami (Cermin–Bahasa Jepang) dan juga kolam Ogama yang memiliki banyak gelembung bak air mendidih. Kejernihannya berasal dari proses penyaringan lava dari Gunung Fuji.

Saking jernihnya, mata air di tempat ini bahkan bisa diminum langsung. Selain itu, kandungan air di tempat ini kaya akan mineral. Para pengunjung juga bisa menyaksikan sejumlah ikan yang berenang bebas di dalamnya.

Memasuki Oshino Hakkai, pengunjung akan disambut dengan pesona bangunan tradisional Jepang yang hingga kini masih dipertahankan. Sejumlah bangunan tersebut merupakan rumah asli penduduk setempat yang dijadikan toko oleh-oleh, restoran, hingga museum.

Para pengunjung juga bisa memetik dan mencicipi langsung buah strawberry segar yang ada ditanam di ketinggian Oshino Hakkai Berry Land. Tempat tersebut buka setiap hari (kecuali Selasa) dari jam 10 pagi hingga 4 sore waktu setempat. Terdapat juga museum Hannoki Bayashi Shiryokan yang memuat koleksi pertanian, alat rumah tangga, hingga baju perang peninggalan penduduk dari Oshino.

Dengan sejumlah keindahan yang ada di dalamnya, tak heran jika para pemburu gambar tak bisa melewatkan waktu untuk tidak menjepretnya. Tempat ini juga sering ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara, terutama dari wilayah Asia. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

5 Hidangan Kuliner Raja Ampat yang Unik tapi Bergizi Tinggi

Sibuk Liburan - Raja Ampat merupakan salah satu kluster bahari tersohor yang ada di wilayah timur Indonesia. Keindahan gugusan kepulauan yang berpadu dengan kekayaan...

Batal Ditutup, Pulau Komodo Akan Jadi Tempat Wisata Eksklusif, Tiketnya 14 Juta?

Beberapa waktu lalu bergulir rencana penutupan Pulau Komodo pada 2020 mendatang. Wacana tersebut mulai bergulir menyusul keinginan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor...

Menjelajah Kota Kuno Fenghuang, Wisata Budaya China yang Tak Terlupakan

Membayangkan liburan ke China, gambaran yang terlintas pertama kali pastilah Tembok Besar China. Selanjutnya, keajaiban pegunungan di Tianmen dan Zhangjiajie tak akan...

5 Oleh-oleh Makanan Jepang Paling Populer Untuk Dibawa Pulang

Di kala melancong ke berbagai tempat, tak jarang Sahabat Silir pasti akan memikirkan oleh-oleh terbaik yang bisa dibawa untuk orang-orang terdekat. Tentu...

5 Hal Menakjubkan yang Dijumpai Saat Berwisata di Kota Fenghuang

Sibuk Liburan - Melancong ke China sungguh mengasyikan. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu memiliki ragam wisata yang sangat lengkap, mulai dari kuliner, belanja, alam hingga...

Terbaru

Hmmm..! Ada Festival “Telanjang” di Jepang

Jepang memang kondang dengan makanan yang berbahan dasar ikan. Negeri Sakura juga masyur dengan wisata musim dingin Shirakawago.Namun,...

10 Night Market Seoul yang Recommended untuk Disinggahi

Terkenal dengan tempat perbelanjaannya yang unik, membuat Seoul selalu didatangi wisatawan dari berbagai negara.Mulai dari bermacam pakaian,...

Virus Corona Merajalela, Kapal Pesiar Ini Dihentikan Sementara

Virus corona yang kian merajalela menyebar ke berbagai negara membuat kekhawatiran tersendiri. Selain berdampak pada segi kesehatan, virus yang berasal dari Wuhan,...

Shilin Market, Pasar Malam Terbesar dan Terbaik di Taiwan

Apakah Sahabat Silir tengah merencanakan liburan ke Taiwan dalam waktu dekat?! Jika iya, ke mana saja destinasi yang ingin ditujun?

Gede! Inilah Deretan Bandara Terbesar di Indonesia

Indonesia dalam beberapa tahun belakang terus melakukan pembenahan infrastruktur. Salah satu yang menjadi fokus penggeberan di sektor tersebut adalah bandara.

Hmmm..! Ada Festival “Telanjang” di Jepang

Jepang memang kondang dengan makanan yang berbahan dasar ikan. Negeri Sakura juga masyur...

10 Night Market Seoul yang Recommended untuk Disinggahi

Terkenal dengan tempat perbelanjaannya yang unik, membuat Seoul selalu didatangi wisatawan dari berbagai...

Virus Corona Merajalela, Kapal Pesiar Ini Dihentikan Sementara

Virus corona yang kian merajalela menyebar ke berbagai negara membuat kekhawatiran tersendiri. Selain...

Shilin Market, Pasar Malam Terbesar dan Terbaik di Taiwan

Apakah Sahabat Silir tengah merencanakan liburan ke Taiwan dalam waktu dekat?! Jika iya,...
Translate »
WhatsApp Chat via WhatsApp