Kebakaran Australia Renggut Banyak Nyawa Koala

Kebakaran besar yang melanda Australia telah menyebabkan 1.500 lebih rumah terbakar, ratusan ribu orang dievakuasi, 24 orang meninggal, dan 8 ribu koala mati.

Kebakaran yang melanda Australia masih belum selesai hingga kini. Sampai saat ini, pemerintah masih terus berupaya memadamkan api di lokasi-lokasi terbakar.

New South Wales menjadi kawasan yang paling parah terdampak bencana ini. Akibat dari kebakaran ini tak hanya menyebabkan habisnya lahan hutan, tetapi juga merenggut korban jiwa harta dan juga matinya satwa. Koala adalah hewan yang jelas terdampak dari kejadian ini.

Kebakaran Australia Renggut Banyak Nyawa Koala

Merujuk pada data yang ada, kebakaran besar yang melanda Negeri Kanguru telah menyebabkan 1.500 lebih rumah terbakar, ratusan ribu orang telah dievakuasi, 24 orang meninggal dunia, dan 8 ribu koala mati.

koala

Upaya penyelamatann pun terus dilakukan baik untuk manusia maupun para koala. Banyak beredar foto juga video tentang penyelamatan hewan menggemaskan itu di media sosial. Tak sedikit hewan lucu itu yang akhirnya harus mati terpanggang. Koala menjadi hewan yang paling terdampak dibandingkan hewan lainnya, karena ia bergerak lamban. Sebut saja seperti kanguru yang dengan mudah meloncat saat kebakaran muncul dan menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Fenomena Langit Australia dan Selandia Baru yang ‘Tak Biasa’

“Koala bergerak dengan lambat dan hidup di atas pohon. Itu membuat mereka dengan mudah terperangkap dalam hutan yang terbakar,” kata pakar ekologi dari Universitas Sydney, Prof Chris Dickman. 

Lebih dari itu, faktor lain yang menyebabkan banyaknya koala terjebak mati adalah hewan ini tak mengeluarkan suara. Chris menyebut, hal ini menyebabkan jika ada tim pemadam yang datang memadamkan api, tidak tahu apakah di sekitarnya terdapat koala yang terancam atau tidak. “Koala jantan hanya membuat suara selama musim kawin, selebihnya mereka adalah hewan yang pendiam,” sebutnya.

Sejauh ini banyak pihak yang turut berpartisipasi untuk menyelamatkan hewan endemik tersebut. Bukan saja dari pemeritah Australia sendiri, upaya penyelamatan koala yang terjebak kebakaran juga dilakukan oleh beberapa organisasi penyelamatan. Salah satunya adalah organisasi San Diego Zoo Global asal AS.

Sementara itu, kebakaran yang melanda Australia sejak pertengahan tahun 2019 lalu tercatat sebagai salah satu yang terburuk. Jutaan hektar hutan terbakar. ABC Australia melaporkan setidaknya lebih dari 5 juta hektar yang dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut juga melanda banyak wilayah di Australia, seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, dan yang lain.

Kebakaran tersebut sebagaimana dilaporkan CNN disebabkan oleh suhu panas yang ekstrim dipadu dengan petir yang menyambar pepohonan. Hal ini pada akhirnya berimbas pada munculnya titik-titik api.

Dampak dari kebakaran ini bahkan turut dirasakan oleh negera tetangganya, Selandia Baru. Lokasi wisata di kawasan itu bahkan turut terdampak hingga turis tak lagi bisa menikmati keindahan alam Selandia Baru.

Salah satu lokasi yang begitu kental terpengaruh asap kebakaran Australia adalah kawasan gletser. Langit memerah dan di beberapa tempat tampak menguning keruh. (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Pasar Sentral Kamboja, Asyiknya Belanja Oleh-oleh Khas Kamboja

Pasar tradisional adalah cermin kearifan masyarakat lokal tiap daerah atau negara. Berbelanja di pasar tradisional jelas membuat kita lebih mengenal kebiasaan masyarakat tempat yang kita...

Mengulik Glass Sky Walk, Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia

China  memang juaranya bikin ‘dunia gempar’. Etzz.. tapi jangan salah, ‘kegemparan’ yang satu ini bukan soal keributan politik. Namun, ‘kehebohan’ ini tak...

5 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Naik Kapal Pesiar

Kapal pesiar merupakan jenis transportasi komersil yang digunakan untuk tujuan rekreasi. Dengan rute perlintasan yang panjang ke sejumlah negara. Perjalanan dengan moda yang satu...

10 Rekomendasi Restoran Ramen Terbaik di Wilayah Tokyo

Hidangan ramen terbilang sudah cukup kondang di telinga para pecinta makanan Jepang. Kelezatan gurih kuahnya yang khas dipadu sajian aneka topping yang menggugah, sungguh...

Urutan 10 Maskapai Terbaik Untuk Dinaiki di Tahun 2019

Sibuk Liburan - Bagi Sahabat Silir yang kerap bepergian ke luar negeri, pastinya tidak asing menggunakan jasa penerbangan dari berbagai negara. Dengan...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp