Makin Mutakhir! Tekan Satu Tombol, Pesawat Mendarat

Diberi nama Autoland, sistem anyar di jagad aviasi ini mampu mengontrol dan mendaratkan pesawat tanpa intervensi manusia.

0
302
pesawat garmin autoland

Pesawat masih menjadi moda transportasi unggulan cepat untuk jarak jauh. Meski harga tiket lebih mahal dibandingkan dengan alat transportasi lainnya, tetapi pesawat tetap menjadi pilihan, terlebih bagi mereka yang menginginkan perjalanan cepat—utamanya para pemilikl mobilitas tinggi.

Nah, seiring perkembangan teknologi, pesawat kini juga semakin mutakir. Kabar terakhir menyebutkan jika sebuah sistem baru telah tercipta, yaitu hanya dengan menekan satu tombol pesawat bisa langsung mendarat.

pesawat garmin autoland

Sistem anyar untuk pendaratan pesawat ini dirilis oleh Perusahaan Garmin Internastional. Diberi nama Autoland, sistem anyar di jagad aviasi ini mampu mengontrol dan mendaratkan pesawat tanpa intervensi manusia. Hanya dengan menekan satu tombol, bahkan pesawat bisa mendarat.

Ciamiknya lagi, tak harus pilot atau copilot yang menekan tombol itu, tetapi bisa siapa pun. Dengan demikian, dalam kondisi sangat darurat, tombol itu bisa ditekan siapa pun untuk mendaratkan pesawat, termasuk oleh penumpang.

Canggihnya pula, sekali ditekan, tombol itu akan mengkalkulasi bandara yang memungkinkan untuk mendarat dalam jangkauan radius 200 mil. Dengan demikian, pesawat sudah akan otomatis mendarat di bandara tersebut.

Tak sembarang mendaratkan, sistem itu juga dibekali dengan kemampuan menganalisa faktor-faktor alam yang mempengaruhi pendaratan pesawat, seperti cuaca, kecepatan angin, jumlah bahan bakar hingga rintangan lain yang mungkin dihadapi untuk mendaratkan pesawat.

Sebagaimana umumnya pesawat akan mendarat, biasanya sebelum pendaratan akan terjadi kontak dengan Air Traffic Controller, nah hal itu juga bisa dilakukan oleh sistem Autoland. Sistem itu bahkan juga akan mengontak pilot terdekat dan memberi tahu jika pesawat akan segera mendarat.

Singkatnya, pendaratan itu tak sembarangan, tetapi juga melalui prosedur sebagaimana pendaratan ‘manual’ sebagaimana pada dunia penerbangan selama ini. Hanya saja, caranya jauh lebih sederhana, tetapi canggih.

BACA JUGA: Ngeri! Begini Cerita Penumpang Pesawat Duduk di Sebelah Jenazah

“Melalui aktifasi sistem Autoland, informasi yanng dibutuhkan untuk mendaratkan pesawat akan tersedia semua. Peta, jarak, airport terdekat, estimasi waktu tiba, hingga jumlah bahan bakar. Kecepatan udara, ketinggian dan arah pesawat juga akan ditampilkan lewat label yang bisa dimengerti. Penumpang juga punya opsi untuk berkomunikasi dengan ATC,” demikian pernyataan Garmin.

Tak sekedar soal mekanisme ‘perizinan’ pendaratan, sistem Autoland juga memungkinkan pesawat melakukan kontrol kecepatan dan sistem pengereman saat akan melakukan pendaratan. Sistem ini bisa diaktifkan kapan pun, termasuk saat pilot tak bisa menjalankan tugasnya.

Sayangnya, sistem ini baru bisa dipasangdi pesawat kecil seperti Cirrus Vision Jet atau Piper M600. Sistem ini masih perlu sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA). 

Meski terdengar canggih, Garmin mengakui bahwa bukan berarti sistem ini tidak ada kelemahannya. Sistem mungkin bisa saja tidak berfungsi di area yang sangat terpencil, di atas permukaan air, kehabisan bahan bakar, atau jika terjadi kerusakan mekanik pada pesawat. (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here