Mengenal Lebih Jauh Bukhara, Kota Tua yang Kaya Bangunan Indah

0
591
Tempat Menarik di Uzbektistan

Dibandingkan dengan Asia Timur dan Asia Tenggara, Asia Tengah memang tak terlalu bergema di sektor pariwisata. Namun, bukan berarti wilayah tersebut tak memilki keunikan wisata. Sebaliknya, jika diulik lebih jauh, banyak tempat di wilayah tersebut yang justru menyimpan banyak potensi wisata, terutama wisata sejarah.

Salah satu negara di kawasan tersebut yang begitu kaya akan wisata sejarah adalah Uzbekistan. Adalah Bukhara, salah satu kota kecil di negara tersebut yang memiliki sejarah panjang sebagai kota penting dalam sejarah Islam di kawasan Asia Tengah. Lantas, seperti apa sejarah kota tersebut, melalui ulasan berikut Sibuk Liburan akan mengajak Sahabat Silir  mengenal lebih jauh Bukhara, tua yang kaya bangunan indah.

Bukhara disebut-sebut sebagai kota paling suci di Asia Tengah. Keindahan kota ini terlihat dari berbagai peninggalan arsitektur Islam yang masih berdiri dengan meski telah berusia ribuan tahun. Kota ini merupakan bagian penting pula dari Jalur Sutra.

Bukhara


Di wilayah ini membentang gunung pasir diantara pegunungan yang menjadi saksi bisu melintasnya perdagangan antara Asia dan negara-negara Barat. Ya, Bukhara memang menjadi bagian penting dalam Jalur Sutra. Berkat jalur perdagangan tua dan paling bersejarah ini pulalah, Bukhara kini begitu kaya akan budaya dan sejarah.

Pusat Kota Bukhara bahkabn menjadi Situs Warisan Dunia yang dicanangkan oleh UNESCO. Apa sebenarnya yang membuat kota mungil itu begitu istimewa di mata dunia, hingga UNESCO pun mengakuinya sebagai bagian warisan dunia? Pertanyaan yang barangkali terlintas dalam benak Sahabat Silir ini barangkali bisa terjawab dengan rincian kekayaan peninggalan bangunan tersebut di kota ini.

Meski ukurannya tak besar, kota kuno itu berusia ribuan tahun itu dipenuhi dengan lebih dari seratus bangunan bersejarah. Sebanyak lebih dari 140 peninggalan arsitektur bahkan telah dibangun sejak abad pertengahan. Menakjubkannya lagi, beberapa diantaranya bahkan sudah dibuat sejak sekitar 2300 tahun silam.

Sebagaian besar arsitektur Bukhara merupakan hasil pendudukan Kara Khanid dan Karakitai. Keduanya adalah dua kerajaan Islam yang bernaung di bawah Bukhara selama 2 abad. Selama masa tersebut, puluhan bangunan dibuat, mulai dari masjid, menara hingga madrasah. Namun, pada tahun 1220, kota ini jatuh ke tangan Jenghis Khas, seorang pemimpin militer Muslim asal bangsa Mongol. Pada masa itu pula, Yahudi pun memasuki Bukhara.

The Mosque of Chor-Minor
The Mosque of Chor-Minor

Hal ini membawa konsekuensi pada ragam etnis yang menghuni Bukhara pada masa selanjutnya. Kini, Bukhara pun dihuni oleh etnis Tajik dan Yahudi Bukhari. Mereka berbicara dengan sedikt dialek Rusia dalam sehari-harinya. Ratusan bangsa Yahudi yang menjadi penduduk Bukhara tinggal di salah satu sisi kota bernama Jewish Quarter.

Saat Sahabat Silir ingin berkunjung ke tempat ini, tak perlu repot-repot mencari kendaraan untuk berkeliling kota. Pasalnya, sebagai kota mungil, Bukhara bahkan bisa dikelilingi cukup dengan berjalan kaki. Labi-have merupakan pusat kota tua Bukhara. Tentu saja, tempat ini  yang menjadi destinasi utama para turis. Di tempat ini terdapat 3 bangunan kuno, yaitu Kukuldash Madrassah, Nadir Devanbegi Madrassah, dan Nadir Devanbegi Khanaka. Bangunan tersebut semuanya dibangun pada abad ke-16 masehi. Corak bangunannya kaya akan mozaik berwarna-warni yang menutupi dinding semennya.

Ada pula Menara Kalon yang usianya lebih tua dari ketiga bangunan tersebut di atas. Dibangun pada 1127 Masehi, menara tersebut juga kondang disebut sebagai ‘menara kematian’. Sebutan itu tak terlepas, di masa lalu menara tersebut digunakan sebagai tempat untuk menindak para pelaku kriminal. Selain bangunan di atas, terdapat pula banyak bangunan kuno lainnya yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya Mausoleum of Samani, The Mosque of Chor-Minor, Madrasah of Ulugbek, dan The Palace of Emir of Bukhara. (y)

Tag: Mengenal Lebih Jauh Bukhara, Kota Tua yang Kaya Bangunan Indah, Bukhara, Menara Kalon, Kukuldash Madrassah, Nadir Devanbegi Madrassah, dan Nadir Devanbegi Khanaka, Mausoleum of Samani, The Mosque of Chor-Minor, Madrasah of Ulugbek, dan The Palace of Emir of Bukhara, Sahabat Silir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here