Mengintip Kemeriahan Tahun Babi Tanah 2019 di Kota Seribu Klenteng

Tiap daerah di Nusantara memiliki sejumlah tempat menarik yang berhubungan dengan tempat ibadah pada masing-masing wilayahnya. Apabila Bali dikenal sebagai Pulau Seribu Pura, Lombok sebagai Seribu Masjid, dan Manado sebagai Seribu Gereja, maka Singkawang dikenal sebagai kota Seribu Klenteng.

Kota di provinsi Kalimantan Barat ini memang populer sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Imlek terbesar di Asia Tenggara. Tak heran menjelang Tahun Baru China, kota ini akan dipadati wisatawan serta diramaikan dengan banyak pawai, atraksi dan pertunjukan meriah di setiap sudutnya.

Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek di Singkawang pada tahun ini juga berlangsung dengan spektakuler. Pada tahun 2018 lalu, bahkan perayaan Imlek di kota ini telah berhasil menyabet tiga rekor MURI untukĀ  jumlah lampion, dimensi Gerbang Cap Go Meh, dan pagelaran massal dari Pawai Tatung.

Pada tahun ini, sepasang patung singa jantan dan betina setinggi 8 meter yang terbuat dari styrofoam akan dipajang di Stadion Krisadana seperti yang dituturkan Tjhai Leonardi selaku Ketua Harian Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang 2019 melalui Tribunnews Pontianak. Patung-patung ini bahkan sudah disiapkan oleh anak muda lokal sejak empat bulan lalu.

Kemeriahan Tahun Babi Tanah 2019 di Kota Seribu Klenteng
Kemeriahan Tahun Babi Tanah 2019 di Kota Seribu Klenteng – Sumber foto: Tribun Kaltim – Tribunnews.com

Tak hanya itu, Imlek tahun ini di Singkawang juga akan menyuguhkan atraksi 12 replika naga yang akan diusung oleh 500 orang. Baik laki-laki dan perempuan dipastikan akan terlibat dalam atraksi ini.

Belasan replika ini bahkan sudah dipamerkan sejak H-3 di Grand Mall, Jalan Alianyang yang perakitannya dilakukan di Sungai Pinyuh, kabupaten Mempawah. Uniknya lagi, replika naga-naga ini memiliki ukuran dan warna yang berbeda-beda.

Adapun festival multietnis yang begitu kentara dan kerap dipertontonkan dalam festival Cap Go Meh adalah Pawai Tatung. Tatung merupakan sebuah ritual pengusir bala dan malapetaka yang telah mengalami akulturasi bersamaan dengan perayaan Cap Go Meh. Tak bisa dipungkiri, pawai ini merupakan salah satu pertunjukan yang tak bisa dilewatkan di Singkawang dan begitu mencuri perhatian banyak wisatawan.

Beralih pada acara kumpul keluarga, prosesi makan mie panjang umur menjadi salah satu hal menarik lainnya yang tak bisa dilewatkan. Penganan ini terbuat dari mie sepanjang dua meter per helainya.

Hidangan ini disajikan dengan kuah asin khas Singkawang bersama lauk ikan atau ayam. Sebelum memakannya, mie harus diacak-acak terlebih dahulu kemudian dimakan bersama menggunakan sumpit sembari memanjatkan harapan panjang umur.

Pagelaran Imlek tahun ini juga akan dibuka dengan penyambutan kepada Sutarmidji yang merupakan gubernur Kalimantan Barat serta beberapa pejabat lainnya dengan iring-iringan barongsai. Disusul pengalungan oleh Putri Pariwisata Singkawang, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh para protokoler.

Kegiatan Imlek tahun ini akan terus berlangsung selama 18 hari di Stadion Krisadana sejak tanggal 3 Februari hingga 20 Februari 2019 nanti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Seminar Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial IULI: Pentingnya Wirausaha Bagi Mahasiswa

Sibuk Liburan kembali menghadiri acara kewirausahaan. Kali ini, acara yang dihadiri adalah seminar Entrepreneurship Growth Mindset yang diselenggarakan oleh Fakultas Bisnis dan...

Festival Seni Bali Jani, Ajang Pelestarian Tradisi dengan Sentuhan Modern

Indonesia negeri kaya akan seni tradisi. Keberagaman budaya membuat wisatawan selalu ingin kembali lagi. Jelang akhir tahun, beberapa daerah sudah menyiapkan festival  sebagai upaya menarik pengunjung...

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Tampat Tepat Rekreasi Keluarga

Sibuk Liburan - Kota Surakarta terus berbenah dalam segala hal, termasuk di sektor pariwisata. Dalam beberapa tahun belakangan, kota ini terus menghadirkan...

Wajib Masuk Daftar Destinasi, 5 Alasan Kenapa Harus Liburan ke Kairo, Mesir

Senyampang masih dalam suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sahabat Silir perlu ketahui bahwa Mesir adalah negara pertama di dunia yang mengakui...

Menelisik Sejarah Desa Bali di Pulau Hainan

Pulau Hainan pantas dijuluki surga tropis dari Tiongkok. Di daratan luas dan dingin seperti China, keberadaan wisata pantai tentu memberikan kesan...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...