Menjajal Kuliner Jalanan di Pattaya Beach Road

Makanan Thailand memang terkenal akan cita rasanya. Tak ayal, rasa sedap kuliner Negeri Gajah Putih selalu mampu menarik minat kunjungan wisata dari berbagai belahan dunia.

Makanan Thailand memang terkenal akan cita rasanya. Tak ayal, rasa sedap kuliner Negeri Gajah Putih selalu mampu menarik minat kunjungan wisata dari berbagai belahan dunia. Bahkan, Lonely Planet mantap menyebut Thailand sebagai surganya traveler pecinta makanan.

Dari sekian banyak jenis makanan Thailand, kuliner jalanannya tak boleh diremehkan. Kuliner jalanan Thailand tak ketinggalan selalu mejeng di lini sosial media para traveler yang tengah bertandang ke negara asal Tom Yam ini. Selain kuliner jalanan di Kota Bangkok, kuliner jalanan di Pattaya merupakan yang paling diburu turis Asing.

Tom Yum Goong
Tom Yum Goong

Di Pattaya, kuliner jalanan Thailand bisa dengan mudah Sahabat Silir temukan di setiap soi (jalan) di sekitar pantai. Menjelang senja, tidak kurang sejauh 10 meter jejeran penjaja makanan biasanya sudah siap menyambut pembeli. Pattaya Beach Road merupakan salah satu yang paling ramai dipenuhi ratusan vendor cinderamata dan makanan kala malam hari.

Makanan di Pattaya Beach Road biasanya dijajakan di atas wadah yang cukup praktis dibawa sembari berjalan. Menimang nilai kepraktisannya, orang Thailand sendiri sangat menyukai berbagai macam olahan daging yang ditusuk dengan sebatang bambu. Sate khas Thailand ini terkenal memadukan bumbu rempah dengan olahan berbagai macam daging segar yang lumer di lidah.

Tak hanya sate, Pattaya Beach Road juga memanja para wisatawan pejalan kaki dengan kudapan yang segar seperti kao niew ma muang. Kudapan khas Thailand ini berisi ketan dan mangga yang disiram kuah santan yang sangat sedap. Sangat cocok disantap selepas bermain di pantai seharian penuh.

Bukan pantai namanya jika tidak menjajakan es krim. Di Pattaya Beach Road, Sahabat Silir tak akan melewatkan Annette’s Ice Cream. Es krim Italia ini menjelma menjadi ikon es krim khas Thailand setelah dijajakan di atas Tuk Tuk (bajaj dari Thailand) yang dimodifikasi menjadi gerobak es krim.

Dibandingkan makan di restoran yang cukup mahal, menjajal kuliner jalanan di Pattaya Beach Road bisa menjadi pilihan seru. Harga tiap makanan pun cukup ramah di kantong. Satu tusuk sate daging ayam biasanya dihargai sekitar 5-10 Baht (Rp 2.000 – Rp 4.500). Minuman es kelapa muda yang segar pun bisa dinikmati dengan hanya merogoh tak lebih dari 40 Baht (Rp. 17.000).

Meski begitu, Sahabat Silir harus tetap hati-hati. Beberapa pedagang terkadang menyajikan makanan dengan cara yang kurang higienis, jadi pastikan dahulu sebelum membeli. Tak hanya itu, Sahabat Silir juga harus hati-hati agar tidak terjebak harga mahal yang sering kali ditujukan untuk wisatawan asing.

Jajan di pinggiran jalanan pantai di Pattaya terdengar sangat menyenangkan bukan? Ada ungkapan di Thailand yang menyebutkan “di mana ada orang, di situ pasti ada makanan.” Pattaya Beach Road yang tak pernah sepi dijejali hiruk pikuk manusia sudah pasti merupakan surga makanan yang menunggu untuk dicicipi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Menjajal Keseruan Wahana ala Film Hollywood di Universal Studio Singapore

Berkunjung ke Sentosa Island Singapura, pastinya salah satu spot yang jarang dilewatkan adalah replika bola bumi dengan semburan air di sekitarnya. Tempat...

4 Fakta Unik di Thailand yang Jarang Diketahui

Thailand menjadi negara di Asia Tenggara yang terkenal akan pariwisatanya selain Indonesia, Singapura dan Malaysia. Negara ini bahkan menggantungkan perekenomiannya dari sektor...

5 Tips Antisipasi untuk Keamanan Bertransaksi di Luar Negeri

Jalan-jalan ke luar negeri memang memiliki banyak kelebihannya tersendiri. Sahabat Silir bisa memperkaya pengetahuan tentang budaya di negeri orang, hingga merasakan pengalaman yang menakjubkan.

Ekstremnya Bailong Elevator di Zhangjiajie Lift Tertinggi di Dunia

Bailong Elevator - China memang juara soal membuat sesuatu yang baru dan unik. Tak hanya jembatan kaca terpanjang di dunia, Negeri Tirai...

Menapaki Jejak Tionghoa di Serpong di Klenteng Boen Hay Bio

Klenteng merupakan tempat ibadah bagi umat yang masih menganut kepercayaan tradisional dari tanah Tionghoa. Terdapat begitu banyak klenteng tua berusia ratusan tahun...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...