Menjajal Lezatnya Daging Moncong Sapi di Hidangan Rujak Cingur

Kehebohan tersebut berasal dari seorang pedagang bernama Mella yang mematok rujak cingur buatannya dengan harga Rp 60.000 per porsi.

Beberapa waktu lalu, dunia sosial media tengah dihebohkan oleh seorang penjual rujak cingur di Surabaya. Kehebohan tersebut berasal dari seorang pedagang bernama Mella yang mematok rujak cingur buatannya dengan harga Rp 60.000 per porsi.

Sontak hal tersebut mengundang kehebohan dari warganet dan juga warga sekitar yang penasaran dengan makanan yang harganya terbilang cukup tinggi untuk ukuran pinggir jalan tersebut.

Setelah fenomena viralnya rujak cingur Bu Mella, kuliner yang satu ini pun mulai mendapatkan perhatian dari orang-orang yang penasaran dengan cita rasanya. Banyak diantaranya yang kurang begitu familiar dengan aneka bahan yang dipergunakan dalam pembuatannya.

Nikmatnya Rujak Cingur

Jauh sebelum menjadi viral, rujak cingur memang telah lama menjadi makanan favorit warga asli di Jawa Timur. Berbeda dengan rujak-rujak kebanyakan, rujak yang satu ini begitu khas karena menggunakan moncong sapi (cingur) yang sudah matang dalam campurannya.

Meskipun cingur adalah bahan pembuatan utama dalam kuliner ini, tak jarang beberapa orang terkadang banyak yang menggantinya dengan kikil bagian kaki atau bagian punggung. Hal tersebut dikarenakan bagian tersebut lebih mudah didapat ketimbang bagian muka.

Rujak cingur sendiri memiliki aneka pilihan topping menarik sebagai campurannya. Topping ini membuat rujak yang satu ini dibedakan menjadi dua jenis sajian, yaitu jenis biasa/mentahan dan ‘matengan’ (bahan-bahan matang).

BACA JUGA: Serunya Menghabiskan Libur Natal Bersama Keluarga di Jawa Timur Park

Bahan mentahan biasanya terdiri dari jenis buah-buahan yang tak membutuhkan proses pematangan, seperti kedondong, bengkuang, timun, krai, mangga muda, nanas, dan banyak lagi. Sementara itu, matengan terdiri dari aneka topping yang lebih menyerupai campuran untuk gado-gado. Diantaranya, yaitu tempe, tahu, bendoyo (krai yang direbus matang), kangkung rebus, taoge, kacang panjang, dan lain-lain.

Di Jawa Timur sendiri, makanan ini biasanya dijual dengan alas pincuk (daun pisang). Meski demikian, banyak juga pedagang-pedagang yang tidak menyajikannya dalam gaya demikian. Di samping itu, makanan ini bisa juga disantap dengan lontong dan kerupuk untuk melengkapi kenikmatan saat memakannya.

Kenikmatan rasanya juga didukung dengan racikan bumbu kacang yang menggugah selera. Bumbu tersebut terdiri dari kacang tanah goreng, bawang goreng, cabai, gula merah, pisang klutuk, terasi, dan yang tak boleh ketinggalan adalah petis.

Petis merupakan kunci utama kelezatan makanan ini. Bahan yang satu ini terbuat dari sari pati udang yang direbus bersamaan dengan gula hingga kental karena proses karamelisasi. Seperti halnya terasi, petis juga memiliki aroma khas yang sangat menyengat.

Berbicara soal bahan yang satu ini, petis memiliki ragam jenisnya sendiri dari masing-masing daerah, seperti petis Madura, petis Cirebon, petis Boyolali, petis Semarang, dan petis Sidoarjo. Dalam pembuatan rujak cingur, petis Sidoarjo adalah jenis yang biasa dipergunakan.

Apabila Sahabat Silir sangat penasaran dengan cita rasa makanan yang satu ini, Sahabat Silir dapat dengan mudah menemuinya di daerah Jawa Timur, terutama kota Surabaya. Jangan terkejut jika mendapati beberapa moncong sapi terlihat berjajar utuh di atas meja dagangan, karena hal tersebut menandakan bahwa para penjual benar-benar menggunakan cingur sapi dalam pembuatannya.

Beberapa rujak cingur yang cukup terkenal dari Kota Pahlawan ini antara lain, Rujak Cingur Durasim, Rujak Cingur Ahmad Jais, Rujak Cingur Delta, Rujak Cingur Joko Dolog, dan Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini yang cukup melegenda karena bumbu kacangnya terdiri dari perpaduan tujuh petis. Saat berkunjung ke Surabaya, jangan lewatkan juga kuliner berbahan petis lainnya yang tak kalah menggoda untuk dicicipi. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

4 Kuliner Beijing Terbaik yang Wajib Dicoba

Masakan China termasuk salah satu masakan yang sudah akrab di lidah orang Indonesia. Namun, masakan China di negara asalnya tetap beda lho!

Istana Khudayar Khan di Lembah Fergana, Bukti Tingginya Peradaban Uzbekistan

Sibuk Liburan, Istana Khudayar Khan - Bicara soal wisata ke luar negeri, barangkali Uzbekistan jarang sekali dilirik. Hal ini memang tidak mengherankan,...

5 Kuliner Ini Wajib Dicicipi Saat Berkunjung ke Pattaya

Sibuk Liburan - Sepertinya halnya Bali, Pattaya merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang populer untuk dikunjungi di wilayah Asia Tenggara. Berada di Provinsi...

5 Kudapan yang Bantu Mempermanis Suasana Musim Semi di Jepang

Sibuk Liburan - Jepang memiliki banyak hal yang bisa dinikmati di setiap musimnya. Berbagai festival, tradisi hingga perayaan berlangsung dengan meriah di...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...