Menyambut Fajar di Pasar Terapung Lok Baintan, Kalimantan Selatan

0
320
Sibuk Liburan Wallpaper
Salah jika mengira pasar terapung hanya ada di Bangkok, Thailand. Tradisi menjajakan hasil bumi dari atas perahu ini ternyata juga ada di Kalimantan Selatan, tepatnya di Banjarmasin. Setidaknya masih ada tiga titik pasar tradisional apung di sepanjang aliran Sungai Martapura.Salah satu icon wisata sungai Kalimantan tersebut berada di Lok Baintan. Melalui artikel berikut, Sibukliburan.id akan mengajak Sahabat Silir membayangkan suasana menyambut fajar di Pasar Terapung Lok Baintan yang eksotis.Kota Banjarmasin dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai. Julukan ini tentunya tidak datang begitu saja, mengingat Sungai Martapura di Kota Banjarmasin menjadi tempat bertemunya banyak aliran sungai. Selain menjadi sungai terpanjang di Kalimantan Selatan, Sungai Martapura juga menjadi pusat perdagangan penduduk lokal sejak dahulu kala. Budaya jual-beli sambil bergoyang di atas perahu sendiri sudah ada sejak zaman Kesultanan Banjar. Meskipun Pasar Terapung di Kalimantan sudah sangat berkurang jumlahnya, Pasar Terapung Lok Baintan tetap bertahan hingga kini.Pasar Terapung Lok Baintan berada di sungai Lok Baintan, salah satu anak sungai Martapura. Adapun aktivitas jual-beli di Lok Baintan dimulai sejak fajar menyingsing hingga pukul 9 pagi. Sejak pagi-pagi buta, para perempuan dan ibu rumah tangga warga di sepanjang aliran Sungai Martapurasudah berduyun-duyun mengemas barang dagangannya ke atas perahu kayu. Mereka kemudian mendayung perahunya menyusuri aliran sungai menuju lokai berjualan.Meski matahari masih redup, konvoi perahu dagang berangsur masuk ke beberapa titik di Lok Baintan. Ada yang berjualan secara bergerombol, ada pula yang berpencar ke sepanjang aliran sungai. Barang yang dijajakan pun bermacam-macam, mulai dari hasil kerajinan, buah-buahan, hasil bumi, hingga kuliner tradisional Kalimantan yang menggugah selera.Apabila ingin menyaksikan puncak keriuhan aktivitas jual-beli di Lok Baintan, datanglah pada hari Minggu. Baik warga Banjarmasin maupun wisatawan lokal dan luar daerah membaur menjadi satu saling bersautan dengan para pedagang yang semangat menjajakan dagangannya.Menyambut momen selepas fajar, wisatawan bisa menjajal sarapan pagi dan segelas minuman hangat di atas perahu motor yang disewakan di sejumlah titik penyewaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here