Belajar Sejarah Sekaligus Uji Nyali di Museum Genosida Tuol Sleng di Kamboja

Museum Genosida Tuol Sleng menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan genosida (pembasmian etnis) yang pernah terjadi di Kamboja beberapa dekade silam.

Keindahan Angkor Wat barangkali memang selalu terngiang usai mengunjunginya, tetapi percayalah bertandang ke Museum Genosida Tuol Sleng jauh lebih menantang. Di tempat ini, Sahabat Silir bukan saja bisa belajar sejarah Kamboja, tetapi juga sekaligs uji nyali. Bagaimana bisa? Berikut ulasannya.

Seperti namanya, Museum Genosida Tuol Sleng menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan genosida (pembasmian etnis) yang pernah terjadi di Kamboja beberapa dekade silam.

Museum Genosida Tuol Sleng di Kamboja

Sekilas, saat melihat bangunan museum tersebut dari luar tampak seperti sekolah. Ya, awalnya museum ini adalah bangunan sekolah menengah atas bernama Ponhea Yat. Namun, semasa pemerintahan Lon Nol, nama sekolah diganti menjadi Tuol Svay Prey High School.

Belajar Sejarah Sekaligus Uji Nyali di Museum Genosida Tuol Sleng di Kamboja 1

Lantas, saat Kamboja berada di bawah tangan Pol Pot pada 1975, sekolah ini beralih funsi menjadi penjara tempat interogasi dan penyiksaan tahanan yang dituduh sebagai musuh politik Khmer Merah. Tak dipungkiri, tempat ini pun menjadi saksi bisu tragedi kemanusiaan paling keji di Asia.

BACA JUGA: 5 Alasan Kamu Harus Liburan ke Kamboja

Kesan seram dari museum sudah mulai terasa saat melihat kawat berduri yang sudah mulai berkarat dipasang di tembok setinggi 2 meter yang mengelilingi tempat ini. Barangkali Sahabat Silir bakal semakin ‘campur aduk’ rasanya saat memasuki ruangan di lantai satu Gedung A.

Di setiap ruangan dijumpai tempat tidur besi lengkap dengan batangan dan kalung kaki besi juga satu kotak dari seng. Sementara di dinding terdapat figura foto asli seorang korban yang disiksa di atas tempat tidur tersebut.

Beranjak ke  halaman muka gedung, tepatnya di depan Gedung B, terdapat sebuah tiang berbentuk gawang yang tingginya sekitar 6 atau 7 meter yang dulu jugadigunakan sebagai tempat penyiksaan. Konon, para tahanan digantung dengan posisi kepala di bawah, tangan dan kaki diikat.

Kepala tahanan dimasukan ke tong besar berisi air, didiamkan beberapa saat dan ditarik kembali ke atas. Hal ini dilakukan berulang hingga tahanan tersebut lunglai dan bahkan meninggal dunia. 

Ruangan di lantai satu gedung B juga tak kalah menyimpan koleksi ‘seram’. Salah satu ‘koleksi menyeramkan’ itu adalah foto hitam putih para tahanan yang terpajang dan tersusun rapi dalam bingkai kaca. Ekspresi putus asa dan takut tergambar dalam wajah-wajah para tahanan tersebut. Bukan rekayasa, foto-foto tersebut dibuat oleh penjaga dan pengurus penjara saat proses interogasi atau setelah penyiksaan.

Selain ruangan ini, masih ada beberapa spot lain yang tak kalah menyimpan ‘memori kelam’ kekejaman rezim Khmer Merah. Sebagai informasi, kabaranya tahanan yang di penjara di tempat ini dulu mencapai sekitar 15 ribu orang. Dari jumlah tersebut, tak lebih dari 7 orang yang berhasil selamat. Mereka yang dibantai tersebut berasal dari berbagai profesi yang oleh rezim Khmer Merah dianggap berbahaya.

Bagaimana, Sahabat Silir tertarik untuk uji nyali di museum geosida tuol sleng? Tiketnya tak mahal, hanya dengan sekitar 2 dollar Sahabat Silir sudah bisa masuk. Akan tetapi, pastikan jika Sahabat Silir sudah siap ‘mental’, menyaksikan koleksi di dalamnya yang ‘ngeri’ itu. (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Jihane Almira, Runner Up 2 Puteri Indonesia 2020 yang Suka Wisata Adventure

Kontes kecantikan Puteri Indonesia 2020 belum lama ini selesai digelar. Ayu Maulida Putri dinobatkan sebagai pemenang dalam kontes tersebut.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan Jajal Kopi Osing

Sibuk Liburan - Di sela kunjungannya ke Banyuwangi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sempat mengunjungi beberapa destinasi wisata...

SuperStar Virgo Cruise Rangkaian Kemewahan di Atas Samudera

Sibuk Liburan - Pada 15 November 2015 lalu, kapal pesiar SuperStar Virgo telah berhasil mencuri perhatian saat merapat selama 12 jam di Pelabuhan Tanjung...

Desa Bali di Hainan yang Bikin Penasaran Wisatawan Indonesia

Sibuk Liburan - Pesona pulau Bali sebagai destinasi wisata sudah begitu menggema di kalangan wisatawan penjuru dunia. Keindahan alam yang berpadu dengan...

5 Hal Menyengangkan yang Bisa Dilakukan di Hokkaido

Sibuk Liburan - Diantara banyak tempat menarik untuk dikunjungi di Jepang, salah satunya adalah Hokkaido. Pulau yang berada di sisi paling utara...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp