Musim Dingin Ekstrem, Rumah Penduduk Tepian Danau Erie Membeku

COVER: Twitter @john_kucko
Dilaporkan pada musim dingin yang terjadi pada tahun ini adalah yang terburuk, sehingga membuat rumah-rumah warga di tepian Danau Erie menjadi membeku.

0
410
Danau Erie Membeku

Bagi masyarakat Indonesia, mendengar kata ‘musim dingin’ yang dialami oleh negara 4 musim, akan terbayang suasana yang menyenangkan. Rating-ranting pohon tertutup salju, rumah-rumah atapnya pun tertutup oleh salju.

Suasana seakan syahdu dan romantis layaknya di negeri dongeng. Etzzz, tapi nanti dulu, tak selamanya musim dingin itu menyenangkan. Seperti musim dingin yang dialami di Kota Hamburg, New York pada tahun ini.

Musim Dingin Ekstrem, Rumah Penduduk Tepian Danau Erie Membeku

Dilaporkan pada musim dingin yang terjadi pada tahun ini adalah yang terburuk, sehingga membuat rumah-rumah warga di tepian Danau Erie menjadi membeku.

Suasananya pun menjadi mirip dunia ‘Narnia’. Musim dingin yang ekstrem telah membuat danau yang tampak indah itu menjadi beku lengkap dengan rumah-rumah penduduk yang ada di tepiannya.

Tertutupnya rumah-rumah penduduk itu oleh es disebabkan oleh hembusan angin yag bertiup di atas Danau Erie berkecepatan cukup tinggi, mencapai 97 km/jam. Tak ayal, angin pun mendorong air danau hingga ke lingkungan Hoover Beach. 

BACA JUGA: Ingin Berlibur di Musim Dingin, Apa Saja Persiapannya?

Akhirnya, suhu dingin yang tertiup di kawasan rumah penduduk pun membuat rumah menjadi beku. Lapisan es bahkan terus menumpuk di rumah-rumah warga. Demikian seperti dikutip dari CNN, Rabu, (11/3/2020).

Lapisan es yang menyelimuti rumah itu pun tebalnya mencapai 1 meter. Pada bagian halaman belakang rumah warga, lapisan es terlihat lebih tebal. Sekilas lapisan es yang mengelimuti rumah memang sangat menarik. Es-es itu menyelimuti dengan membentuk seperti bentuk rumah.

Meski sedap dipandang mata, tetapi lantaran lapisa es terlalu tebal, sinar matahari pun tak bisa menembus ke dalam rumah. Praktis, kondisi di dalam rumah menjadi sangat dingin dan gelap.

“Di bagian dalam rumah sangatlah gelap. Es ini membuat rumah kami terlihat tak nyata,” kata Ed Mis, penduduk Hoover Beach. Mengingat tebalnya lapisan es, warga juga mengkhawatirkan jika genting rumah mereka tak sanggup menahannya.

Sementara itu, saat tak musim dingin, Danau Erie dikenal memiliki pemandangan yang sangat cantik. Satu-satunya danau besar yang ada di Amerika Utara ini merupakan danau kedua di atas muara dan persisnya berada di perbatasan Amerika Utara dan Kanada.

Keindahan danau ini selalu suksee memukau banyak pasang mata untuk mengunjunginya. Meski sekilas tampak menawan, tetapi Danau Erie ‘memiliki cerita yang cukup menyeramkan.

Pasalnya, di danau ini tumbuh jenis ganggang bernama microcystis aeruginosa yang berbahaya bagi manusia jika menyentuhnya.

Ikan-ikan yang ada di danau itu pun sampai mati. Kisah ini bermula dari pemanfaatan air Danau Erie sebagai pembantu perputaran turbin Air Terjun Niagara. Hal ini membuat Danau Erie tercemar secara berkala. Di dalam danau pun akhirnya tumbuh ganggang beracun.

BACA JUGA: 5 Ski Resort Terbaik di Korea Selatan yang Dekat dengan Kota Seoul

AmusingPlanet menyebut ganggang di danau itu bahkan mencapai 25.774 kilometer persegi luasnya dan kedalaman hingga 19 meter. Ganggang ini pun membuat fosfor menyebar luas di kawasan sekitar danau ini berada.

Perkembangbiakan ganggang pun berlangsung cepat dan ganggang yang mati tenggelam di air. Tak sekedar menjadi ‘sampah’ di dasaran danau, ganggang mati itu pun membusuk dan menyerap oksigen di danau.

Akibarnya ratusan ribu ikan penghuni danau itu pun mati. Kejadian buruk ini pernah terjadi pada 2011 silam. (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here