5 Tradisi Wisata Musim Dingin Pulau Nami yang Wajib Dicoba

Selain musim gugur, musim dingin adalah musim terbaik untuk menangkap pesona alam Pulau Nami di Korea Selatan.

Sibuk Liburan – Selain musim gugur, musim dingin adalah musim terbaik untuk menangkap pesona alam Pulau Nami di Korea Selatan. Saat musim bersalju tiba, permadani putih senantiasa mendominasi tiap sudut pulau bulan sabit ini, membuatnya sangat kontras dibandingkan musim lainnya.

Di atas keindahannya, ada sejumlah tradisi wisata musim dingin Pulau Nami yang tidak bisa dilakukan di musim lain. Berikut 5 tradisi wisata musim dingin Pulau Nami yang wajib Sahabat Silir coba.

Berswafoto Berlatar Tugu Es dan Rumah Eskimo

Begitu bertandang ke Pulau Nami saat musim dingin, wisatawan akan langsung disambut oleh barisan tugu es yang bersanding dengan peringatan pergantian tahun baru yang terbuat dari pahatan bongkahan es.

Tugu-tugu es yang terbentuk secara alami di sekitar dermaga kedatangan ini bisa Sahabat Silir jadikan latar berswafoto agar foto liburan makin unik. Tak hanya di pintu masuk, pahatan es dengan berbagai bentuk dan rupa juga bisa ditemukan di beberapa titik, salah satunya pahatan rumah eskimo.

Bergaya ala Drama Korea Winter Sonata Bersama Pasangan

Pulau Nami Winter Sonata
Pulau Nami Winter Sonata

Sudah bukan rahasia lagi, nama Pulau Nami terangkat berkat menjadi latar serial Drama Korea yang populer di awal tahun 2000 bertajuk Winter Sonata. Sejak saat itu pula, Pulau Nami selalu menjadi tujuan wisata wajib bagi anak-anak muda dari penjuru dunia yang terkena demam Hallyu.

BACA JUGA: 5 Hal yang Bisa Dilakukan di Seoul saat Musim Dingin

Pasangan-pasangan kasmaran banyak yang mengabadikan momen diri dengan bergaya ala Bae Yong‑joon dan Choi Ji‑woo memadu kasih di antara jalan setapak yang diapit deretan pohon Dawn Redwoon yang membeku.

Bermain Salju dan Berseluncur dari Atas Bukit Salju

pulau nami korea selatan
pulau nami korea selatan

Selain jalan setapak di antara pohon Dawn Redwoon yang tertutup salju, Pulau Nami juga dikenal akan gundukan-gundukan saljunya yang munggunung. Di antara bukit-bukit salju tersebut terkadang tercipta ceruk-ceruk atau bahkan gua tersembunyi.

Pengunjung juga bisa menjajal berseluncur dari atas bukit salju. Kegiatan ini relatif aman, karena bukit salju di Pulau Nami tentu saja tidak setinggi jika bermain ski.

Menghangatkan Diri di depan Api Unggun di Tengah Alam Tebuka

Kegiatan duduk sembari menghangatkan diri di depan bara api unggun di alam terbuka selalu identik dengan kegiatan berkemah. Lain halnya dengan Pulau Nami saat musim dingin.

Pengelola Pulau Nami senantiasa menyediakan titik-titik api unggun yang dapat menghangatkan badan para pengunjung yang asyik menjelajah Pulau Nami di kala siang dan malam hari. Di sekeliling bara api juga tersedia bangku-bangku gelondong kayu dan ornamen boneka salju untuk mengiringi suasana santai wisatawan.

Menyantap Kuliner Musim Dingin khas Pulau Nami

Pulau Nami Makanan Musim Dingin
Pulau Nami Makanan Musim Dingin

Berbincang mengenai kuliner, Pulau Nami juga memiliki sejumlah masakan khas yang cocok disantap di kala musim dingin.

Sembari bersantai di depan bara api unggun, Sahabat Silir bisa menyantap hidangan bakpao hangat isi kacang merah, kue beras goreng, sosis bakar, segelas kopi dan green tea latte panas. Semuanya tersedia di vendor-vendor makanan yang tersedia di titik peristirahatan.

Demikian tadi 5 tradisi wisata musim dingin Pulau Nami yang wajib dicoba. Bagi Sahabat Silir yang berencana melewati musim dingin di negeri Gingseng dengan menjelajah Pulau Nami, sebaiknya persiapkan diri dengan baju berlapis dan jaket tebal.

Meski Pulau Nami dikenal ramah pengunjung saat musim dingin, tetapi berjalan jauh di tengah suhu udara yang menyentuh 0º C tentu akan sangat menyiksa. Terlebih lagi, menjelajah Pulau Nami saat musim dingin hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau menunggang sepeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mungkin kamu juga suka

Terbaru