Event Tahunan Parade Anjing Dachshund Kembali Diadakan di Hyde Park

COVER: HOLLIE ADAMS - PA IMAGES/GETTY IMAGES via www.travelandleisure.com
Pada acara ini para pemilik beserta anjing mereka akan mengenakan kostum liburan terbaik milik mereka dengan hiasan aksesoris lucu khas Natal.

0
510
Parade Anjing Dachshund
Dogs taking part in a sausage dog festive walk in Hyde Park, London. (Photo by Hollie Adams/PA Images via Getty Images)

Dalam rangka menyambut Natal, komunitas pecinta anjing dachshund kembali mengadakan event tahunan parade anjing dachshund berjalan yang diselenggarakan di Hyde Park, London, Inggris. Pada tahun ini, tercatat sekitar 15 ribu ekor Dachshund ikut serta di dalamnya, seperti dikutip dari Travel + Leisure (17/12/2019).

Pada acara ini para pemilik beserta anjing mereka akan mengenakan kostum liburan terbaik milik mereka dengan hiasan aksesoris lucu khas Natal. Beberapa diantaranya bahkan didandani bak manusia salju, Santa Claus, peri elf, serta diberi tambahan syal, lonceng, tinsel, dan bandana.

Parade Anjing Dachshund

Event ini sendiri dikenal dengan The Hyde Park Sausage Walk. Acara ini dipelopori oleh seorang wanita bernama Ana Rodriguez bersama anjing dachshund miliknya yang bernama Winston sejak tahun 2017 lalu.

Dachshund sendiri merupakan salah satu jenis anjing ras asal Jerman dengan ciri fisik yang sangat unik. Didukung dengan penciumannya yang tajam serta larinya yang cepat, anjing ini cukup mumpuni untuk diajak berburu.

Parade Anjing Dachshund
Foto: https://www.travelandleisure.com/

Di Jerman, anjing ini dikenal dengan nama Deckel atau Teckel, sementara di Amerika justru lebih dikenal dengan julukan anjing sosis. Hal ini dikarenakan bentuk tubuhnya yang panjang dan kurus seperti sosis.

Nama Dachshund sendiri merupakan akronim dari ‘duch’ yang berarti berang-berang dan ‘hund’ yang berarti anjing. Penamaan ini diambil karena dachshund merupakan anjing yang biasa dipakai untuk berburu berbagai jenis hewan, termasuk salah satunya adalah berang-berang.

BACA JUGA: 5 Destinasi Landmark Inggris yang Populer di Kalangan Turis

Pada abad ke-17 dan ke-18, jenis anjing ini memang lebih banyak dikembangkan untuk berburu. Dengan badan yang panjang serta berkaki pendek memungkinkan anjing ini berburu ke dalam lubang-lubang.

Meski agenda tahunan ini hanya dikhususkan oleh peserta anjing sosis saja, tetapi anjing non-dachshund tetap dipersilahkan untuk ikut berjalan bersama. Bagaimanapun, jalan-jalan merupakan kegiatan yang wajib untuk dilakukan oleh semua jenis anjing.

London sendiri merupakan tempat yang dikenal sangat ramah untuk berbagai jenis anjing, terutama jelang Natal. Selain itu, ibukota dari Negeri Elizabeth ini juga dipenuhi dengan beberapa kafe dan perayaan liburan untuk berbagai jenis anjing, seperti bulldog, pug, dan dachshund itu sendiri.

Pada tahun ini, acara jalan-jalan ini akan disertai kegiatan penggalangaan dana untuk The Red Foundation – sebuah badan amal untuk menyelamatkan dan membantu para anjing dachshund mendapatkan tempat tinggal kembali. Pada minggu ini, total £300 atau sekitar lima juta lima ratus ribu rupiah disebutkan telah terkumpul pada akhir pekan ini, seperti yang dilaporkan oleh Metro.co.uk.

Acara ini tak hanya bertujuan untuk membawa para dachshund berolahraga dan bersosialisasi semata. Akan tetapi, pengadaan kegiatan ini juga memungkinan para pemiliknya untuk bertemu dengan banyak teman guna bertukar tips tentang cara merawat anjing yang baik. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here