Batal Ditutup, Pulau Komodo Akan Jadi Tempat Wisata Eksklusif, Tiketnya 14 Juta?

Dengan kebijakan ini, nantinya wisatawan yang masuk ke kawasan tersebut terseleksi. Tiket masuknya pun tak ringan, mencapai Rp 14 juta untuk satu membership premium.

Beberapa waktu lalu bergulir rencana penutupan Pulau Komodo pada 2020 mendatang. Wacana tersebut mulai bergulir menyusul keinginan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat yang ingin menutup sementara Taman Nasional Komodo dengan alasan untuk pengembangbiakan hewan purba itu. Sayang, rencana itu menuai pro dan kontra di masayarakat.

Kekhawatiran tentang perekonomian warga sekitar yang selama ini menggantungkan hidupnya pada sektor wisata adalah masalah utamanya.

Batal Ditutup, Pulau Komodo Akan Jadi Tempat Wisata Eksklusif, Tiketnya 14 Juta? 1

Beruntung, rencana penutupan Pulau Komodo batal. Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan jika sudah ada keputusan dari tim terpadu akan hal itu dan masyarakat juga tak boleh pindah.

“Sudah ada keputusan dari Tim Terpadu. Satu Komodo tidak akan ditutup dan kedua masyarakat tidak boleh pindah,” terangnya seperti dikutip dari lifestyle.okezone.com, 18 Spetember 2019 lalu.

BACA JUGA: Pulau Padar, Pulau Paling Fotogenic di Kepulauan Komodo

Hal senada juga diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, baru-baru ini. “Kami tidak ingin tutup Pulau Komodo. Ukuran komodo itu bisa mencapai 3,1 meter-3,2 meter, udah kayak dinosaurus.

Jumlah penduduk mau kita atur supaya tidak semrawut. Dengan ini maka penduduk setempat akan lebih sejahtera,” ungkapnya di di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jumat (11/10/2019) lalu.

Menyusul wacana pembatalan penutupan Pulau Komodo tersebut, bergulir wacana anyar, yaitu menyulapnya menjadi tempat wisata eksklusif. “Pulau Komodo mau kita bikin eksklusif. Mau bikin ada taman, lalu juga penginapan yang oke. Indonesia itu punya 7 World Heritage lainnya. Kita ingin menjaga kelestarian lingkungan kita. Nah kita pengen itu semua ditata dengan baik,” sambungnya.

Dengan kebijakan ini, nantinya wisatawan yang masuk ke kawasan tersebut terseleksi. Tiket masuknya pun tak ringan, mencapai Rp 14 juta untuk satu membership premium.

Menyoal tarif tersebut, Luhut mengaku lebih menyerahkan pada pengelolanya.  “Ya biar mereka (pengelola) yang bicarakan lah masa aku, nanti aku dikira ‘Menko Atur Tarif’,” selorohnya lagi.

BACA JUGA: 5 Satwa Unik yang Hanya Ada di Indonesia

Lebih lanjut, ia menyebut wajar jika tiket mahal, mengingat Pulau Komodo akan dibuat eksklusif. Dengan tiket yang eksklusif, wisatawan akan sekaligus bisa melindungi satwa langka di dunia itu sembari menyejahterakan masyarakat sekitar.

“Kalau kita bikin eksklusif, ya makin mahal masuknya. Kayak safari dimana gitu, di Kenya, orang masuknya aja USD3.500 untuk satu malam. Biarlah mereka mempromosikan sekaligus melindungi binatang dan rakyatnya biar sejahtera,”jelasnya.  

Meski tiket nantinya akan dibanderol mahal, tetapi masih menurut Luhut, wisatawan tak perlu khawatir. Pasalnya, masih ada pulau lain di kawasan Pulau Komodo yang bisa dikunjungi untuk menyaksikan reptil raksasa itu. “Masih ada Pulau Rinja itu ada komodo juga, kalau itu bebas,” paparnya lagi.

Sementara itu, di tengah-tengah wacana bakal eksklusifnya tiket masuk Pulau Komodo, saat ini tiket masuknya masih terjangkau baik bagi wisawatan lokal maupun mancanegara.  (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

5 Tempat Wisata Lombok Terbaik untuk Keluarga dan Anak

Berselimut pemandangan alam yang memukau, pantai-pantai indah dan pulau-pulau yang eksotis, membuat Lombok sukses memikat wisatawan mancanegara.Sayang,...

Ingin Berlibur Dengan Kapal Pesiar? Ini Yang Wajib Dipersiapkan

Berlibur dengan kapal pesiar? Sejumlah bayangan akan kemewahan, fasilitas serba ada dan kenyamanan pasti muncul di benak Sahabat Silir.Dulu,...

Asyiknya Menikmati Makan Malam Mewah di Sepanjang Sungai Nil

Apa yang terlintas dalam benak Sahabat Silir jika mendengar negara Mesir? Piramid? Tugu Obeliks? Sungai  Nil? Ya, ketiganya benar.Pernah terbayang seperti...

Wacana Kenaikan Tiket Taman Nasional Komodo Tuai Polemik

Sibuk Liburan - Wacana kenaikan tiket Taman Nasional Komodo menulai polemik. Adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laikodat yang mencetuskan wacana tersebut. Akibat...

5 Kuliner Kunming yang Dijamin Langsung Bangkitkan Nafsu Makan

Berbicara soal destinasi wisata, memang tak bisa dilepaskan dari kegiatan perburuan kuliner yang menyertainya. Kota Kunming di Yunnan, Tiongkok juga tak ketinggalan dalam menawarkan hidangan...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp