Queen’s Head Rock, Destinasi Wajib Di Taiwan

Tidak hanya menyajikan pemandangan Queen’s Head Rock yang terkenal saja, tetapi Yehliu Geopark juga menampilkan formasi batu yang bernama Gorilla Rock, dan Fairy’s Shoes.

Mau tahu destinasi wisata terdekat dari Kota Taipei? Salah stau jawabannya adalah Queen’s Head Rock yang merupakan tempat wisata berupa formasi batuan berbentuk mirip dengan kepala ratu.

Lokasinya sendiri berada di Yehliu Geopark, tepatnya di Pantai Taiwan Utara. Apa istimewanya Queen’s Head Rock, sehingga Sahabat Silir perlu ke sana? Berikut ulasan lengkap tentang Queen’s Head Rock.

Lebih dekat dengan Queen’s Head Rock

Di tempat ini, Sahabat Silir dapat melihat patung batu yang terukir alami. Pemandangan ini bisa diamati di sepanjang tanjung yang membentang indah sepanjang lebih dari 1700 meter, dari Kota Wanli. Untuk berkeliling Yehliu Park sendiri, ternyata memerlukan waktu setidaknya satu jam.

Queen’s Head Rock, Destinasi Wajib Di Taiwan 1

Tidak hanya menyajikan pemandangan Queen’s Head Rock yang terkenal saja, tetapi Yehliu Geopark juga menampilkan formasi batu yang bernama Gorilla Rock, dan Fairy’s Shoes.

Untuk menemukan Queen’s Head Rock ini, ternyata Sahabat Silir harus masuk ke Yehliu Geopark terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan berjalan kaki mengikuti jalur cat, yang berwarna biru selama 10 menit. Sesampainya di parkiran Yehliu Geopark, maka kita perlu membayar tiket masuk seharga NT$50 atau setara dengan Rp 16.000,00,- saja.

Batu yang terdapat di Yehliu Geopark ini, sebetulnya merupakan batu kapur yang terbentuk akibat erosi Samudera Pasifik yang memiliki arus sangat deras. Ada pula batuan di Yehliu Geopark yang terbentuk akibat pergerakan lempeng Bumi Pulau Taiwan.

Lalu bagaimana dengan transportasi dan fasilitas yang ada di tempat wisata tersebut? Simak tulisan ini sampai selesai ya!

Apa Saja yang Bisa Ditemukan Dalam Area Destinasi Wisata Ini?

Membahas terkait ulasan mengenai Queen’s Head Rock ini memang tak ada habisnya. Terlihat seperti sebuah gurun, karena warna dasar batuannya yang kecokelatan ini menyebabkan masyarakat sekitar menamakannya formasi batuan Queen’s Head Rock.

Hal tersebut pun juga dikarenakan batu ini memang terlihat anggun, dan apabila kita lihat dari samping, tenyata nampak seperti wajah seorang ratu. Luar biasanya lagi, semua formasi batuan yang berada di Yehliu Geopark adalah alami bukan buatan manusia. Hebat dan ajaib, bukan?!

Selain ada bebatuan yang indah nan anggun, di sini pun tersedia pusat perbelanjaan. Namun kawasan perbelanjaan ini dikhususkan untuk belanja hasil-hasil laut,seperti cumi-cumi, gurita kering, ikan, udang, dan kepiting dan bukan souvenir.

Komoditi yang dijual itu tak terlepas dari kondisi Yehliu yang merupakan kota nelayan. Ttidak mengherankan  pula, jika di kawasan ini banyak berjajar seafood segar dan makanan olahan hasil laut yang juga menarik bagi para wisatawan.

BACA JUGA: 7 Alasan Wajib Banget ke Sun Moon Lake Saat ke Taiwan

Wah, bisa dipastikan Sahabat Silir penyuka hidangan laut akan puas saat berkunjung te tempat ini! Oleh karena itu, tidak perlu khawatir bila datang kesana hanya melihat batu. Namun, Sahabat Silir juga bisa berbelanja aneka seafood yang berada di Pasar Gift of Yehliu.

Area Berfoto yang Memiliki Spot Menarik untuk Diabadikan

Dalam suatu perjalanan wisata, rasanya kurang menarik apabila tidak mengabadikan foto kita di spot, atau area foto yang sedang kita kunjungi. Nah, di tempat wisata Queen’s Head Rockini, Sahabat Silir bisa mengambil beberapa spot foto yang indah, seperti area teras yang tersedia, lalu  juga di daerah pantainya yang bertebaran batu-batu kapur berbentuk unik.

Queen’s Head Rock, Destinasi Wajib Di Taiwan 2

Kemudian ada pula spot foto di sekitar batu yang berbentuk lilin, juga pemandangan dari tempat yang tinggi, dan yang paling istimewa adalah spot foto yang di dekat batu berbentuk kepala manusia atau Queen Head itu.

Fakta Menarik di Queen’s Head Rock

Queen’s Head Rock berada di Yehliu Park. Kata “Yehliu” sendiri berasal dari bahasa “Pinpu”, yaitu bahasa asli dari suku aslinya Taiwan.

Selain itu, istilah ini juga berasal dari bahasa Spanyol Punto Diablos yang memiliki arti Tanjung Setan. Dibalik penamaannya, ada suatu cerita mengapa tempat tersebut dinamakan Yehliu.

Kenapa Penamaan Tempat Ini Disebut Yehliu?

Supaya lengkap ulasan dari Queen’s Head Rock ini, maka berikut ada sedikit cerita sejarahnya yang bermula dari warga nelayan. Pada zaman dahulu, warga sekitar merupakan nelayan yang hidup di laut. Mereka mendapatkan beras dari penduduk pulau.

Uniknya, pengambilan beras dilakukan dengan menggunakan bilah bambu yang sudah dilubangi bagian ujungnya, dan para pedagang pada akhirnya menyebut proses ini sebagai “beras yang dicuri oleh suku asing” dimana suku asing dalam bahasa Taiwan disebut “Yeh” dan dicuri disebut “Liu“. Inilah asal muasal dari penamaan kawasan ini.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Berkunjung ke Queen’s Head Rock?

Untuk bisa melihat bermacam fosil pantai di sekitar Queen’s Head Rock, maka disarankan untuk datang kesana di pagi atau sore hari. Sebab di sepanjang pantai, Sahabat Silir bisa melihat berbagai macam fosil nan rupawan seperti fosil makhluk hidup, fosil berbentuk bintang serta rumput laut, dan lain-lainnya.

Siapa Patung Nelayan yang Ada di Queen’s Head Rock?

Adapun patung seorang nelayan yang ada di Queen’s Head Rock konon adalah simbol dari kegigihan seorang nelayan yang menyelamatkan anak kecil yang jatuh dari kawasan ini. Patung ini sekaligus menjadi penanda bagi para wisatawan untuk senantiasa berhati-hati saat berada di tempat ini.

BACA JUGA: 5 Tempat Wisata Taiwan Terpopuler Yang Wajib Dikunjungi

Terakhir, untuk akomodasi supaya dapat sampai ke Lokasi Queen’s Head Rock ini, maka Sahabat Silir bisa menjangkaunya dengan menggunakan bus umum yang bisa diakses melalui Taipei Main Station, dimana kita tinggal berjalan menuju Taipei West Bus Station dan bertanya pada petugas untuk naik bus ke Yehliu di Terminal A.

Lebih mudahnya lagi, bila Sahabat Silir dari Taipei Main Station berjalan kaki dulu melewati lorong pertokoan, dan lihat petunjuk di dinding sebelah kanan, lalu keluar di Exit Z3. Terminal stasiun ini berada di sebelah kanan, Sahabat Silir pun bisa memilih naik Bus Kuo-Kuang No.1815 yang berangkat setiap 20 menit sekali.

Jangan khawatir soal harga, karena naik bus ini cukup terjangkau yaitu NT$96, jika di rupiahkan sekitar  Rp. 31.000,00,- (harga mungkin berubah sewaktu-waktu).

Kita tidak perlu ganti bus, karena sekali naik akan sampai di tujuan. Hanya saja, perlu diketahui bahwa Yehliu Geopark mungkin bukan tujuan akhir bus, jadi jangan sampai ketiduran dan berhenti di ujung rute bus. Kita harus tahu betul harus turun di pemberhentian Ye Liu.

Oleh karena itu, saran terbaik adalah tetap menyalakan Google Map selama perjalanan, sehingga kita tahu posisi dan kapan harus turun. Perjalanan menuju Ye Liu melalui puluhan pemberhentian dan memerlukan waktu sekitar 1 jam

Ada pilihan lain bagi Sahabat Silir, yakni tetap sama menggunakan Bus Kuo-Kuang di Stasiun MRT Taipei City Hall. Begitu naik ke lobby mall, lalu berjalan menuju tempat pengungguan bus yang tersambung dengan area Mall (indoor) dan tunggu di platform No.7.

Apabila Sahabat Silir mengambil opsi ini, maka akan mendapatkan harga murah, yaitu NT$84 atau sekitar Rp 27.500. Akan tetapi, kekurangannya bila bus sudah penuh, terpaksa kita pun akan berdiri atau menunggu bus berikutnya. (b)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Nong Noch Village: Destinasi Wisata Botani yang Cocok Untuk Keluarga

Sahabat Silir pernah ke Taman Buah Mekasari atau sekedar mendengarnya bukan?! Nah, di Pattaya, Thailand, ada juga taman buah dan bunga serupa....

Lakukan 5 Tips Berikut Untuk Menyiasati Tarif Bagasi Pesawat

Pada beberapa waktu lalu, sejumlah penumpang maskapai penerbangan mulai dihebohkan dengan kabar pemberlakukan tarif bagasi untuk maskapai jenis Low Cost Carrier (LCC)....

10 Landmark Pencakar Langit Tertinggi di Dunia Saat Ini

Landmark merupakan sebuah objek yang cukup menonjol pada suatu wilayah. Secara tak langsung keberadaanya bisa menjadi sebuah penunjuk sekaligus ikon dari daerah...

Dieng Culture Festival 2019 Digelar Agustus, Homestay Sudah Penuh

Acara Dieng Culture Festival (DCF) masih akan digelar pada 2 Agustus mendatang. Meski demikian, animo wisatawan untuk ambil bagian dalam perhelatan wisata itu sangat tinggi....

Selain Festival Es, 5 Objek Wisata di Harbin ini Tak Kalah Mengaggumkan

Kota Harbin di China sangat terkenal akan Festival Musim Dingin-nya. Tujuan utama berwisata ke Harbin saat musim dingin pastilah untuk mengagumi gemerlap menara es...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp