Resmi Dibuka JPO Sudirman Tawarkan Pengalaman Berbeda Saat Melewatinya

JPO Sudirman - sumber foto: Tirto.ID

0
569
JPO Sudirman
JPO Sudirman

Gubernur Jakarta Anies Baswedan meresmikan pembukaan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Sudirman pada Kamis 28 Februari kemarin. Ada tiga JPO yang diresmikan pada tanggal tersebut, JPO GBK, JPO Polda Metro Jaya, dan JPO Bundaran Senayan. Bersamaan dengan diresmikannya fasilitas penunjang untuk umum ini, Pelican Crossing yang selama ini menjadi sarana penyeberangan jalanan saat revitalisasi JPO pun telah ditutup.

Tak hanya sekedar memperbaharui penampilannya, JPO di kawasan Sudirman berhasil disulap menjadi tempat yang begitu menawan dan menarik perhatian banyak pengunjung. Apabila dahulu infrastruktur yang satu ini kerap diidentikan dengan kerawanannya untuk diseberangi saat malam hari, justru kini waktu malam adalah waktu yang tepat untuk mencobanya.

Jelang pukul 18.00 WIB, sejumlah cincin artistik yang membentang di sepanjang jalurnya akan berkelap kelip memancarkan warna hijau, merah, kuning dan ungu. Kehadirannya yang telah lama dinanti disambut antusiasme banyak pengunjung yang tak hanya sekedar lewat untuk menaiki Transjakarta tetapi juga melakukan kegiatan swafoto. Beberapa fotografer amatir hingga professional juga berusaha mengabadikan JPO yang dibangun dengan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) tersebut.


JPO Sudirman – sumber foto: Tirto.ID

Hal berbeda yang tampak dari jembatan ini adalah penambahan sejumlah marka berupa larangan dan peringatan bagi para pengguna seperti larangan merokok, bersandar dan memanjat di JPO, instruksi melipat sepeda, hingga peringatan akan adanya pantauan CCTV di seluruh kawasan.

Pada salah satu sudut, pengunjung bisa menemukan sebuah tulisan ucapan syukur dari Anies Baswedan disertai penjelasan dan harapan beliau dalam penggunaan JPO ke depannya. Ditemui saat peresmian JPO, Anies Baswedan menuturkan juga kepada awak media akan nilai penting dari keberadaan jembatan ini.

“Berjalan kaki harus jadi pengalaman. Rancangan dibuat untuk pejalan kaki harus memberikan pengalaman baru. Maka setiap kali pejalan kaki lewati dia rasakan pengalaman unik,” tuturnya seperti yang dilansir dari Detik.com (28/02/2019).

Perbedaan signifikan dari keberadaan JPO juga tidak hanya terletak dari penataannya yang begitu hidup dan instagramable. Suasana kontras JPO terdahulu dengan kini bisa dilihat dengan tidak adanya lagi pedagang yang berjualan sembarangan di atasnya. Sejumlah tempat pembuangan sampah juga dilengkapi di berbagai sudutnya dan menuntut ketaatan dari para penggunanya.

Sampai saat ini pembangunan untuk lift JPO juga sedang dalam tahap produksi dan ditargetkan mulai bisa digunakan Mei 2019 nanti. Lift tersebut nantinya akan diperuntukan bagi beberapa orang dengan kebutuhan khusus terutama penyandang disabilitas.

Anies berharap, pembangunan JPO akan menjadi babak baru dalam membangun Jakarta menjadi kota yang lebih indah. Para pengguna jalan kini juga tak perlu ragu untuk melintasinya dikarenakan adanya peningkatan dalam keamanan dan kenyamanan. Keberadaan JPO ini juga akan menjadi wajah baru Jakarta menuju kota modern yang begitu ramah turis. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here