Jumlah Penumpang Menurun, Sejumlah Maskapai Pangkas Penerbangan ke Hong Kong

Situasi demo yang kian memburuk, berdampak terhadap pemangkasan rute penerbangan ke sana – yang dilakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan di Asia.

Beberapa waktu belakangan perhatian dunia tersita dengan demo besar-besaran yang terjadi di Hong Kong. Situasi demo yang kian memburuk, berdampak terhadap pemangkasan rute penerbangan ke sana – yang dilakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan di Asia.

Penerbangan ke Hong Kong terganggu

Seperti dilansir dari Liputan6.com (18/11/2019) yang bersumber pada Reuteurs, beberapa maskapai Asia yang diketahui melakukan pembantalan penerbangan diantaranya adalah, Garuda Indonesia, Air Asia Malaysia, SpiceJet India, serta Cebu Air dan PAL Holdings Inc Filipina.

Penerbangan ke Hong Kong

Menurut data dari Routes Online yang merupakan laman publikasi penerbangan, Garuda Indonesia diketahui telah memangkas jumlah penerbangan mingguan menuju Hong Kong dari 21 menjadi 4 penerbangan hingga pertengahan Desember. Maskapai SpiceJet juga diketahui telah melakukan pembatalan hingga 15 Januari 2020 mendatang untuk rute penerbangan dari Mumbai menuju Hong Kong.

Kabar pembatalan juga datang dari Air Asia Malaysia untuk layanan rute dari dua tempat, yaitu Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu. Pembatalan akan dilakukan pada bulan Desember dan Januari 2020 nanti untuk menyesuaikan kapasitas akibat jumlah penumpang yang menurun drastis.

BACA JUGA: Musisi Will.i.am Mengaku Hampir Dipolisikan oleh Pramugari Qantas Airlines

Hal senada bahkan dilontarkan oleh pihak PAL Holdings Inc yang mengaku telah melakukan penundaan penerbangan dengan pesawat kecil atas dasar keselamatan. Saat ini maskapai asal Filipina ini seharinya hanya memiliki satu jadwal pemberangkatan saja dari Manila menuju Hong Kong, yang mana sebelumnya mencapai 5 penerbangan dalam sehari.

Pihak Cebu juga dikabarkan telah melakukan penghentian pelayanan penerbangan hemat dari Cebu dan Clark dimulai dari Desember hingga Januari. Meski begitu, rute penerbangan Puerto Princesa – Hong Kong tetap berjalan sesuai jadwal.

Sepanjang bulan Oktober, otoritas Bandara Hong Kong bahkan melaporkan penurunan jumlah penumpang dari 13 persen menjadi 6,1 persen. Jumlah tersebut meliputi penerbangan ke dalam dan luar kota.

Sejumlah pembatalan yang dilakukan dipicu akibat buntut kericuhan yang terjadi di wilayah Hong Kong. Hal ini menyebabkan wilayah Mutiara dari Timur tersebut menjadi sangat kurang kondusif untuk dikunjungi.

Pada Senin (11/11) kemarin sejumlah polisi bahkan dikabarkan telah menembakan gas air mata kepada para pendemo yang berusaha melarikan diri ke area kampus. Beberapa pendemo yang sebagian besar diketahui sebagai mahasiswa diketahui pula mempersenjatai diri mereka dengan bom molotov.

Akibat demo bertubi-tubi yang terjadi selama kurang lebih 6 bulan belakangan, kota Hong Kong bahkan dikabarkan mengalami kondisi kemerosotan ekonomi sebagai dampak dari perang dagang antar AS dan Tiongkok.  

Kondisi yang dialami Hong Kong saat ini membuat minat pariwisata ke dalamnya menjadi semakin lesu. Saat ini penerbangan mancanegara yang ke sana kebanyakan hanya untuk keperluan transit saja.

Kondisi yang serba tak pasti membuat prediksi bisnis ke depannya terbilang semakin menantang, sehingga menyulitkan sejumlah maskapai untuk mengambil keputusan pasti. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Menjelajah Kota Kuno Fenghuang, Wisata Budaya China yang Tak Terlupakan

Membayangkan liburan ke China, gambaran yang terlintas pertama kali pastilah Tembok Besar China. Selanjutnya, keajaiban pegunungan di Tianmen dan Zhangjiajie tak akan...

4 Tempat Wisata Menarik di Kunming

Sibuk Liburan - China menyimpan banyak potensi wisata, mulai dari yang bergenre alam hingga budaya.  Nah, jika Sahabat Silir ingin melihat keindahan...

5 Hal yang Bisa Dilakukan di Seoul saat Musim Dingin

Sibuk Liburan - Bagi penduduk wilayah tropis seperti Indonesia, berwisata ke negara lain yang tengah menjalani musim dingin tak jarang menjadi agenda yang paling...

Menelisik Sejarah Desa Bali di Pulau Hainan

Pulau Hainan pantas dijuluki surga tropis dari Tiongkok. Di daratan luas dan dingin seperti China, keberadaan wisata pantai tentu memberikan kesan...

Belanja Oleh-oleh Di Hainan, Dapat Apa Saja?

Mendengar kata Hainan yang terlintas adalah Nasi Ayam Hainan yang dimasak dengan bumbu sederhana tetapi kelezatannya sudah mendunia. Namun, Hainan tidak hanya...

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri. Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...