Taipei 101,Gedung Pencakar Langit dengan Observatorium dan Beragam Hiburan

Taipei 101 termasuk bangunan dengan arsitekur ikhas post modern. Bangunan ini dibuat pada tahun 1999 dan baru selesai pada 2004.

Apakah Sahabat Silir sudah pernah ke Taiwan? Jika pun belum pastinya juga tidak akan asing dengan Taipei 101 bukan?!

Ya, Taipei 101 merupakan gedung tinggi menjulang yang berada di tengahn kota, tepatnya di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan. Bangunan ini menjadi gedung pencakar langit tertinggi kedua di dunia setelah Burj Khalifa yang ada di Dubai, Uni Emirat Arab.

BACA JUGA: 6 Alasan Harus Liburan Bersama Keluarga ke Taiwan

Taipei 101 sendiri merupakan pusat bisnis sekaligus hiburan yang begitu lengkap. Di dalamnya terdapat beragam toko atau mall, beragam tempat hiburan, kantor bisnis bahkan hotel. Fungsi ini sebenarnya juga ada di banyak gedung pencakar langit di dunia, bahkan yang dijumpai di Indonesia.

Namun, ada yang membuatnya berbeda dan istimewa. Apa itu? Sibuk Liburan akan mengulas jawabannya berikut ini.

Taipei 101,Gedung Pencakar Langit di Taiwan

Sebelum membahas tentang keistimewaanya, mari kita ketahui terlebih dahulu  tentang sejarahnya. Taipei 101 termasuk bangunan dengan arsitekur ikhas post modern. Bangunan ini dibuat pada tahun 1999 dan baru selesai pada 2004.

Perancangnya adalah C.Y.Lee yang merupakan perusahaan arsitektur terkemuka. Seperti namanya, Taipei 101 memiliki 101 lantai dengan ketinggian total mencapai 1,671 kaki.

Taipei 101,Gedung Pencakar Langit dengan Observatorium dan Beragam Hiburan 1

Berbeda dengan banyak gedung pencakar langit di dunia, Taipei 101 memiliki keunikan tersendiri, yaitu mempunyai observatorium yang ada di lantai 89. Dari lantai itu, Sahabat Silir bisa menyaksikan langsung panorama kota Taipei.

Obeservatoirum ini pula yang membuat Taipei 101 menjadi tujuan wisata para pelancong baik domestik maupun mancanegara. Untuk masuk ke dalamnya pun, pengunjung bisa mendapatkan tiketnya dengan mudah yang bisa dibeli secara online maupun manual. Ticketing sendiri ada di lantai 5 di gedung tersebut. 

Menariknya ruang ticketing layaknya mall, pengunjung bahkan bisa berbelanja atau makan-makan di dalamnya. Tak perlu takut nyasar, karena petugas di Tiapei 101 akan memberikan arahan yang tepat dan mereka juga ramah-ramah.

Bagi Sahabat Silir yang tidak ingin ribet, disarankan untuk membeli tiket secara online. Menggunakan mesin mirip mesin ATM, pengunjung tinggal memasukan sejumlah uang dan mesin akan memberiukan kembalian, jika uang yang dimasukan melebihi harga tiket. Namun, jika Sahabat Silir ingin menikmati suasana lebih lama di ruang ticketing bisa memesan tiket secara manual.

Dengan cara apa pun membeli tiket, akan tercantum keterangan yang jelah tentang cara untuk menuju observatorium. Petugas pun bakal memandu untuk memudahkan mencapai tempat tersebut. Petugas akan memandu para pengunjung untuk memasuki lift. Ada yang unik dengan lift di Taipei 101 ini, yaitu kapasitasnya sangat besar.

Bayangkan saja, dengan sekali muat, lift itu bisa mengangkut hingga 20 orang. Cukup banyak bukan?! Hebatnya lagi, meski berkapasitas besar, lift itu melaju sangat cepat! Bagaimana tidak, dari ruang ticketing di lantai 5 hingga lantai 89 hanya butuh waktu 37 detik saja. Sangat kilat bukan?!

Sesampainya di observatorium, Sahabat Silir akan dihadapkan pada pemandangan yang menakjubkan. Ruangan berukuran sekitar 30 x 30 meter persegi itu menjadi menara pandang yang leluasa untuk melihat Taiwan dari ketinggian. Untuk memperluas jarak pandang, menara itu menggunakan dinding kaca.

Dengan demikian, seluruh pengunjung bisa melihat pemandangan Taiwan dari berbagai sudut tanpa terhalang sesuatu. Dari tempat ini pula, Sahabat Silir bisa melihat jalan, sungai, jembatan, bukit, bangunan hotel, laut dan panorama lainnya tanpa tertutup apa pun.

Saat cuaca sedang bagus, Sahabat Silir bakal bisa menyaksikan panorama yang lebih manakjubkan, di mana berbagai detil pemandangan kota itu bersambung dengan langit yang bersih. Sahabat Silir yang menyukai selfie, tentu bisa berpuas-puas jeprat-jepret.

Selain melihat dengan mata telanjang, Sahabat Silir juga bisa memanfaatkan teropong berbayar yang bisa digunakan untuk melihat detil pemandangan kota. Selain itu, di lantai Taipei 101 ini juga terdapat replika teknologi konstruksi lainnya, termasuk media berupa layar monitor besar untuk melihat gambar offline pemandangan kota baik di waktu siang, malam maupun senja.

Tak perlu khawatir tak akan mengerti keterangan pada gambar tersebut, karena menu bahasa dibuat beragam.

Nah, jika Sahabat Silir ingin merasakan melihat pemandangan Taipei dengan suasana lain, turunlah saja dengan tangga ke lantai 88. Di sana terdapat wind dumper, yaitu sebuah bola pendulum berbobot 800 ton, Bola baja berwarna kuning ini memiliki diameter 8 meter dan menggantung. Tali baja dan konstruksi besi bersuspensi pun diberikan pada bola baja ini untuk menjamin keamanannya.

Pendulum sendiri dipasang untuk menstabilkan bangunan menara Taipei 101 dari goncangan saat terjadi gempa bumi maupun angin topan. Tak dipungkiri jika kawasan ini memang acap kali dilancar angin topan. Di duang pendulum itu bahkan bisa dilihat video gerakan bola pendulum saat terjadi badai typhoon pada 2015 silam.

Sementara itu, meski observatorium ada di lantai 89, tetapi Taipei 101 masih memiliki lantai yang lebih tinggi. Di lantai 91, pengunjung bisa melihat Taiwan dari ketinggian secara outdoor. Hanya saja, akses ke tempat ini dibatasi saat tak terjadi angin.

Selain itu, ada pula pagar setinggi 160 cm untuk melindungi pengunjung, sehingga tak akan leluasa saat menyaksikan di ‘ruang kaca’ observatorium lantai 89.

BACA JUGA: 10 Landmark Pencakar Langit Tertinggi di Dunia Saat Ini

Sementara itu, Observatorium di lantai 89 bukan satu-satunya hal yang membuat Taipei 101 unik. Faktanya, gedung yang disebut-sebut berlantai 101 ini tak memiliki lantai 4. Alasannya, angka tersebut dianggap sebagai angka sial di Taiwan.

Fakta lain yang harus Sahabat Silir ketahui pula bahwa sebelum namanya dikenal sebagai Taipei 101, gedung yang dibangun menelan biaya sekitar NT$ 58 milyar atau setara USD 1,9 milyar ini bernama The Taipei Financial Center Corporation.

Usai menjadi Taipei 101, gedung dengan fungsi utama sebagai perkantoran ini juga dikenal dengan nama Taipei World Financial Center dan Taipei Financial Center.

Jam berkunjung ke Taipei 101

Sebuah informasi penting bagi Sahabat Silir yang berencana berkunjung ke Taipei 101, bahwa jam operasionalnya mulai pukul 09.00 hingga 22.00 waktu setempat setiap harinya. Biaya tiket yang dikenakan berbeda-beda antara umum dan pelajar, tetapi kabar baiknya, anak-anak dengan tinggi di bawah 115 cm digratiskan.

Sebagaimana disebutkan di awal, bahwa Taipei 101 merupakan pusat bisnis, pusat perbelanjaan sekaligus pusat hiburan. Selain obeservatorium yang menjadi rujukan wisatawan, bagian lain dari Taipei 101 yang kerap dikunjungi turis adalah mall yang berada di dalamnya.

Di samping itu, ada pula pusat perbelanjaan Xinyi yang berada dekat dengan menara Taipei 101. Di tempat ini terdapat beragam toko pakaian, restoran, bahkan toko buku dan bioskop. Pusat perbelanjaan ini bisa menjadi pelengkap hiburan Sahabat Silir usai menjelajah  Taipei 101.

Demikian sekilas info tentang Taipei 101, gedung pencakar langit dengan observatorium dan beragam hiburan. Selamat mempersiapkan traveling ke Taiwan dan semoga happy selalu. (y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Mungkin kamu juga suka

Makin Dekat dengan Sahabat Silir, Sibuk Liburan Hadir di Aplikasi Android

Sibuk Liburan - Kabar gembira bagi para traveler. Kini telah hadir sebuah aplikasi yang menjawab semua kebutuhan para penggemar jalan-jalan baik di dalam dan...

Menjelajah Keseruan Tiada Habis dari Daratan Hingga Laut Gili Meno

Gili Meno - Keindahan Pulau Lombok sebagai destinasi liburan memang tak perlu diragukan lagi. Pasalnya ada beragam tempat wisata menarik yang bisa...

Tak Suka Wisata yang Riuh? Winter in Beijing Solusinya

Sibuk Liburan - Berwisata ke luar negeri menjadi impian banyak orang. Melihat keindahan dunia, sekaligus perbedaan alam dan budaya menjadi daya tarik tersendiri bagi...

Jihane Almira, Runner Up 2 Puteri Indonesia 2020 yang Suka Wisata Adventure

Kontes kecantikan Puteri Indonesia 2020 belum lama ini selesai digelar. Ayu Maulida Putri dinobatkan sebagai pemenang dalam kontes tersebut.

5 Gunung yang Menjadi Favorit Pendaki di Dunia

Bagi para pecintanya, mendaki gunung memiliki keasyikan tersendiri. Mengagumi karya Tuhan dari ketinggian memberikan nuansa berbeda ketimbang menikmatinya dari daratan rendah saja....

Terbaru

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke luar negeri.Paspor sendiri adalah...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok untuk menggambarkan situasi saat ini, di mana dunia sedang...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban jiwa maupun pasien yang terkena virus yang diklaim berasal...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak, melainkan juga lantaran banyaknya kekayaan alam dan budaya yang...

Aneh tapi Nyata! Wine Mengalir di Keran Warga di Italia

Umumnya keran yang tersambung ke rumah akan berisi aliran air bersih untuk kepentingan sehari-hari. Namun, kejadian satu ini aneh bin ajaib!

STEP BY STEP: Cara Membuat Paspor Online Indonesia

Paspor merupakan dokumen penting yang harus dimiliki Sahabat Silir jika ingin bepergian ke...

Karena Virus Corona, Udara Jadi Lebih Bersih

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Barangkali ini pula ungkapan yng cocok...

Gara-gara KLB Corona, Pasar Klewer Solo Sepi

Terimbasnya virus corona ke Indonesia membawa banyak konsekuensi. Bukan saja soal jatuhnya korban...

8 Tempat Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun 2020

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar, bukan saja karena jumlah penduduknya yang banyak,...
WhatsApp Chat via WhatsApp