Begini Rasanya Menjelajah Tembok Besar China kala Malam di Simatai

Jalan-jalan ke Tembok Besar China sudah pasti akan menjadi kenangan tak terlupakan. Momen hiking di atas fondasi balok-balok bata berusia ratusan tahun sembari menyapu pemandangan hijau nan asri rasanya begitu sempurna.

0
579
tembok china
tembok china

Sibuk Liburan – Jalan-jalan ke Tembok Besar China sudah pasti akan menjadi kenangan tak terlupakan. Momen hiking di atas fondasi balok-balok bata berusia ratusan tahun sembari menyapu pemandangan hijau nan asri rasanya begitu sempurna.

Namun, menjelajah salah satu keajaiban dunia ini kala malam hari bagaimana ya rasanya?

Mungkin belum banyak yang tahu jika bukti kebesaran China di masa lalu itu juga bisa dikunjungi pada malam hari. Tak hanya berkunjung, Sahabat Silir juga bisa menghabiskan malam seraya menyapu suasana hening di antara gemericik bunyi jangkrik yang mendamaikan sanubari. Petualangan seru ini hanya dapat Sahabat Silir dapatkan jika berkunjung ke Tembok Besar China di bagian Simatai.

tembok china
tembok china

Simatai berjarak 120 km dari Kota Beijing atau sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat. Meskipun Simatai memiliki panjang sekitar 5,4 km, hanya sebagian saja yang dibuka untuk umum karena alasan keamanan. Pengunjung sudah harus puas menikmati sebagian struktur bangunan Tembok Besar Shimatai yang sangat unik dengan banyak tanjakan curam dan menara menjulang.

BACA JUGA: Menengok Kemegahan Festival Musim Dingin di Kota Harbin China

Selain menjadi satu-satunya bagian Tembok Besar yang memungkinkan pengalaman wisata malam hari, Simatai juga dibiarkan minim restorasi. Tak seperti Badaling yang terlihat kokoh, tembok-tembok di Simatai memiliki banyak sekali keropos dan tangga-tangga curam yang sudah tak beraturan bentuknya. Tentu saja, hal ini menjadi daya tarik tersendiri dan hanya bisa ditemui di Tembok Besar Simatai.

tembok china

Pada hari-hari biasa, wisata malam hari di Tembok Besar Simatai dibuka pada pukul 5 atau 6 sore. Sayangnya, terdapat perbedaan titik wisata yang dibuka antara siang dan malam hari. Saat gelap tiba, hanya menara 5 dan 6 saja yang dibuka untuk kunjungan dari total 10 menara.

Meskipun demikian, perjalanannya sendiri sudah cukup melelahkan dan memakan waktu sekitar 1 jam dengan berjalan kaki. Untuk menghemat energi, Sahabat Silir bisa mencoba menunggang kereta gantung yang tersedia di antara menara 5 dan menara 8.

BACA JUGA: Menengok Canggihnya Kota Shenzhen, Kota Paling Futuristis di China

Saat senja berganti malam, jejeran lampu-lampu penerang di sepanjang Tembok Besar Simatai akan membuat siapapun berdecak kagum. Sepajang beberapa kilometer barisan bukit di kejauhan akan menyala dan menambah riang suasana hiking malam di Simatai.

tembok china

Sayangnya, seperti halnya bagian Tembok Besar China lainnya, fasilitas umum sangat terbatas di Simatai. Begitu memasuki gerbang menuju ke atas tembok, fasilitas toilet sudah tidak lagi disediakan. Begitu pula dengan penajaja makanan. Oleh karena itu, sebaiknya tuntaskan dahulu semua urusan perut sebelum naik menjelajah Simatai kala malam hari.

Menarik sekali bukan rasanya menjelajah Tembok Besar China kala Malam di Simatai?! Di antara seluruh bagian Tembok Besar yang dibuka untuk wisata, hanya Tembok Besar Simatai saja yang menawarkan panorama pegunungan malam yang diisi remang-remang lampu wilayah pedesaan. Yuk, kunjungi Simatai dan dapatkan pengalaman baru yang mengasyikan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here