Virus Corona ‘Lumpuhkan’ 5 Kota di China

Hingga akhir pekan lalu, terdapau 10 kota di Negeri Tirai Bambu yang ‘lumpuh’ akibat virus tersebut. Hal ini berimbas pada sektor pariwisata.

0
934
Virus Corona

Virus Corona tengah menghebohkan dunia, khususnya China. Hingga akhir pekan lalu, terdapau 10 kota di Negeri Tirai Bambu yang ‘lumpuh’ akibat virus tersebut. Hal ini  berimbas pada sektor pariwisata.

Para turis dilarang berkunjung ke sepuluh kota tersebut. Adapun kota-kota tersebut antara lain,  Wuhan, Guangdong, Jiangxi, Zheijang, Ezhou, Huanggang, Chongqing, Tianjin, Shanghai, dan Beijing.

Virus Corona ‘Lumpuhkan’  5 Kota di China

Sibuk Liburan sendiri menerima informasi pada (25/1/2020) lalu bahwa per tanggal tersebut spot wisata di Hainan dan Guilin turut pula ditutup menyusul mewabahnya virus Corona. Padahal, sepekan sebelumnya, tempat wisata di kota tersebut masih dibuka oleh pihak China. 

Virus yang mulai merebak sejak awal Januari lalu itu, disebut-sebut ‘bersarang’ di provinsi Hubei. Namun, virus itu kemudian menyebar ke berbagai kota, seperti Beijing dan Shanghai. Negeri sebelahnya, Hong Kong juga tak luput dari persebaran virus tersebut.

virus wuhan
Ilustrasi: Dokter pakai masker mulut dan hidung

Belakangan virus tersebut bahkan terkonfirmasi telah pula menyebar ke beberapa negara lain di Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, juga Vietnam. Kawasan Asia Timur lainnya yang juga tak luput dari virus itu adalah Jepang dan Korea Selatan. Sementara di luar benua Asia, virus Corona dilaporkan juga sudah sampai di Amerika Serikat (AS).

Hingga kini dilaporkan sedikitnya 500 pasien terjangkit virus tersebut di Negeri Panda. Dari jumlah tersebut, 25 di antaranya bahkan sudah meninggal dunia.

BACA JUGA: Virus di Wuhan Mewabah, Berikut Tips Mencegah Pneunomia

Terkait virus tersebut, penyelidikan menunjukan bahwa virus tersebut masih satu family dengan SARS dan MERS-CoV. Menurut ahli virus, Leo Poon, awal dari virus corona kemungkinan bersumber dari binatang di pasar hewan dan kemudian menyebar ke manusia. Virus ini jika sudah menyerang, paling parah bisa berdampak gagal ginjal. Wal hasil, kondisi itu bisa merenggut nyawa sang penderita.

Sebagaimana dikutip dari BBC, 10 kota yang terjangkit virus corona tersebut berada di kawasan tengah Asia. Mayoritas dari kota-kota tersebut bahkan merupakan kawasan tujuan wisata. Perayaan Imlek bahkan dibatalkan pada tahun ini akibat kejadian ‘luar biasa’ berupa mewabahnya virus corona ini. Tempat-tempat-tempat wisata juga ditutup.

Praktis, kondisi tersebut menyebabkan terganggungnya sektor pariwisata di kawasan tersebut. Apalagi, kota-kota tersebut juga saling berdekatan. Demi menghindari penyebaran virus corona yang semakin meluas, Kota Wuhan dan Ezhou bahkan sudah menangguhkan transportasi umum seperti kereta dan pesawat.

Sementara itu, untuk menghindari penyebaran virus tersebut ke masayarakat, pemerintah China menganjurkan warganya untuk tetap mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diminta menggunakan masker untuk mencegah terpaparnya virus tersebut. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk pergi ke rumah sakit secara berkala untuk menangkal virus tersebut.

Guna menghindari penyebaran virus itu, kewaspadaan juga ditingkatkan di berbagai bandara, termasuk di Indonesia. Di Bali misalnya, petugas melakukan pengecekan terhadap turis yang datang dari China atau bagi masyarakat yang baru pulang bepergian dari negara dengan penduduk terbanyak di dunia itu. (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here