Virus di Wuhan Mewabah, Berikut Tips Mencegah Pneunomia

Dalam beberapa waktu belakangan ini marak pemberitaan tentang mewabahnya virus di Wuhan, Tiongkok. Hal ini membuat berbagai negara, termasuk Indonesia diminta untuk lebih waspada terhadap potensi penularannya.

0
238
virus wuhan

Dalam beberapa waktu belakangan ini marak pemberitaan tentang mewabahnya virus di Wuhan, Tiongkok. Hal ini membuat berbagai negara, termasuk Indonesia diminta untuk lebih waspada terhadap potensi penularannya.

Kewaspadaan perlu semakin ditingkatkan mengingart beberapa negara tetangga, seperti Thailand dan Singapura juga telah melaporkan pneumonia serupa.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Sibuk Liburan pun akan berbagi tips untuk mencegah Pneumonia.

Tips Mencegah Virus Wuhan Pneunomia

Untuk diketahui, penyakit ini disebabkan oleh infeksi koronavirus dari strain yang belum diketahui. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyebut gejala penyakit tersebut mirip dengan pneumonia pada umumnya, seperti demam, batuk, dan sulit bernapas atau sesak. Untuk menghindari penyakit tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukukan.

Dikutip dari Liputan6.com, (22/1/2020) sebagaimana diungkapkan oleh Ketua PDPI Agus Dwi Susanto, di kantornya, hal pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan penyakit tersebut adalah dengan rutin mencuci tangan.

“Sebagian besar, cuci tangan itu dipahami sebagai bagian dari PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi). Efektivitasnya cukup tinggi, bisa mencapai 80 persen lebih untuk mencegah infeksi,” katanya.

Ia menyebut bahwa cuci tangan bisa dilakukan sebelum memegang mulut, hidung dan mata juga setelah menyentuh fasilitas publik. Terkait cara cuci tangan, PDPI menyarankan untuk menggunakan air dan sabun serta membilasnya selama 20 menit. Lalu, keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai.

BACA JUGA: Mengatasi Demam Anak yang Mungkin Terjadi Saat Sedang Liburan

Dalam kondisi tak ada air, cuci tangan juga bisa menggunakan media lain. “Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alkohol 70 sampai 80 persen handrub,” kata PDPI.

Selain itu, disarankan pula untuk menutup mulut dan hidung dengan tisu saat bersin atau batuk. Menggunakan masker saat memiliki masalah saluran pernapasan juga diimbau dilakukaan.

Tak kalah penting dari mencuci tangan, pencegahan penularan Pneumonia juga bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Menurut Dokter spesialis paru, Erlina Burhan dari Pokja Infeksi pengurus Pusat PDPI mengatakan, pola hidup sehat bisa dilakukan dengan cara istirahat yang cukup dan mengkonsumsi asupan nutrisi seimbang karena pneumomia berkaitan dengan imunitas. “Kalau imunitas kita diperbaiki maka akan memengaruhi juga kondisi tubuh,” ungkapnya.

Menghindari merokok juga dianjurkan untuk mencegah penularan virus ini. Apabila usai bepergian ke daerah atau negara tertentu mengalami gejala seperti Pneumonia, dianjurkan untuk segera pergi ke rumah sakit terdekat dan meminta bantuan.

Meski virus tersebut begitu mewwah dan menghebohkan Tiongkok, tetapi PDPI meminta agar masyarakat tak panik dalam menghadapinya, tetapi harus bersikap waspada. Erlina berharap jika virus itu tak turut menyebar Tanah Air. “Kita doakan mudah-mudahan tidak sampai ke Indonesia. Kita masih banyak persoalan yang harus diselesaikan,” pungkasnya. (y)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here